Cegah Penyebab Kematian Global, Mahasiswa KKN UNAND Pauh Duo Nan Batigo Lancarkan Program Kerja PHBS dan Dokter Kecil di MIN 7 Solok Selatan dan SDN 005 Taratak Bukareh
Oleh : Husna Fadilla Handesya, Taufik Hidayat, Mahasiswa KKN Universitas Andalas
Solok Selatan - Kesehatan adalah hal yang sentra bagi seluruh umat manusia. Kesehatan adalah sebuah berkat yang patut disyukuri yang ada dalam diri tiap-tiap manusia. Permasalahan kesehatan masih menjadi permasalahan global yang masih hangat hingga saat ini. Bahkan penyebab kematian terbesar dunia masih diduduki oleh faktor kesehatan. Oleh itu, Mahasiswa KKN UNAND Pauh Duo Nan Batigo mengambil peran dalam mensyiarkan pentingnya kesehatan terlebih anak-anak usia dini. Langkah ini diambil karena dengan imunitas anak-anak usia dini yang masih terbilang bagus, ditakutkan dengan kebiasaan-kebiasaan yang dianggap lazim menjadi ladang untuk menghancurkan imunitas anak-anak. Kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan ditakutkan berdampak pada jalannya kesehatan anak-anak. Kebiasaan ini diantaranya tidak mencuci tangan sebelum dan sedudah makan, tidak memakai alas kaki ketika pergi keluar rumah,dan factor-faktor lainnya. Tentu dengan kebiasaan ini juga tak luput dari penglihatan orang tua. Ketidaktahuan orang tua atau sitgma yang masih melekat bahwa anak tidak perlu dimanja membuat tindakan preventif orang tua terhadap kesehatan anak menjadi lalai. Hal ini tentu mampu berdampak buruk bagi anak dikemudian hari.
Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah sebuah tindakan yang bisa dilakukan oleh pihak sekolah untuk mengedukasi secara sederhana kepada anak-anak tentang pentingnya kesehatan. Sejumlah SD/Sederajat yang ada dikecamatan Pauh Duo Nan Batigo menjadi wadah untuk anak-anak KKN dalam memberikan edukasi terkait hal ini. Program dilancarkan dengan segala usaha dari mahasiswa KKN UNAND Pauh Duo Nan Batigo. Terlebih, mengingat anak-anak SD adalah masa bermain yang tak jarang edukasi sulit untuk masuk. Dengan pembawaan dan penyajian yang diberikan oleh Mahasiswa KKN UNAND dengan memberikan edukasi sembari bernyanyi, santai dan asik tentu menjadi ciri khas dari program kerja ini. Terlebih dengan pembawaan ini, anak-anak bisa bersenda gurau namun memahami materi yang disampaikan. Program ini tentu tak hanya sebatas edukasi, namun dilakukan juga praktek. Karena sifat anak-anak akan mudah bosan jikalau hanya sebatas memberikan materi. Dengan begitu, poin-poin yang hendak disampaikan menjadi mudah masuk ke dalam ingatan anak-anak. Hal ini tentu juga melatih sensorik kerja otot dan otak dari anak-anak dengan pemahaman yang disajikan dalam bentuk nyanyian dan praktek.
PHBS dilakukan sebagai langkah untuk mencegah penyebab kematian akibat faktor kesehatan. Dasar dalam pelaksanaan program kerja ini adalah data kesehatan yang dirangkum oleh UNICEF. Dari data tersebut, salah satu penyebab kematian terbesar anak-anak global adadalah disebabkan oleh diare. Sebanyak 10% anak-anak usia dini meninggal ditiap tahunnya dikarenakan factor ini. Diare bisa disebabkan oleh banyak factor, namun factor yang paling memungkinkan adalah akibat tidak terlalu menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Anak-anak dalam usia yang masih dipenuhi dengan melakukan segala bentuk permainan tentu menjadi rentan terhadap muncul dan maraknya penyakit diabetes. Terlebih ketidaktahuan anak-anak akibat kebiasaan yang biasa mereka lakukan juga menjadi luputnya pengawasan dari pihak orang tua. Dengan adanya program PHBS ini diharapkan bisa menjadi awalan untuk anak-anak lebih menjaga dirinya sendiri ketika tidak berada dalam pengawasan orang tua. Bahkan, dengan adanya program ini, mahasiswa KKN UNAND Pauh Duo Nan Batigo juga memberikan amanah untuk satu diantara banyaknya anak ditiap SD/MIN yang menjadi pioneer penggerak dalam permasalahan kesehatan teman-temannya. Title Dokter Kecil juga diberikan sebagai pengawas dan perpanjangan tangan dari Mahasiswa KKN UNAND Pauh Duo Nan Batigo, Pihak Guru dan Orang Tua dalam tindakan preventif terhadap kesehatan anak-anak. Harapannya, dengan adanya edukasi PHBS dan seorang dokter kecil, anak-anak menjadi lebih terbekali dan meninggalkan kebiasaan buruk yang biasa dilakukan. Diharapkan juga, di KKN UNAND Pauh Duo Nan Batigo ditahun berikutnya serta dalam menjalankan kembali program kerja ini, terlebih antusias anak-anak cukup besar dari yang Mahasiswa KKN UNAND alami. Terlebih ada kebanggan tersendiri bagi mereka yang mendapatkan title Dokter Kecil.