13 Titik Rawan Geng Motor Diawasi Ketat, Brimob Siaga 24 Jam di Bengkulu
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu bersama jajaran Forkopimda mengambil langkah tegas untuk menekan maraknya aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memetakan sejumlah titik rawan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya kelompok tersebut.
Kepolisian Resor Kota Bengkulu mencatat sedikitnya 13 titik rawan yang diduga menjadi tempat berkumpulnya kelompok geng motor. Beberapa di antaranya berada di kawasan Danau Dendam Tak Sudah, Panorama, Bumi Ayu, Gading Cempaka, Kuala Alam, hingga sepanjang Jalan Kalimantan Raya dan sekitarnya.
Saat meninjau salah satu titik rawan di kawasan Danau Dendam Tak Sudah, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi melihat langsung pengamanan ketat yang dilakukan aparat. Kawasan tersebut kini dijaga oleh pasukan Brimob bersenjata lengkap selama 24 jam untuk mencegah aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Langkah pengamanan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Surat Edaran Wali Kota Bengkulu Nomor 116/20 Tahun 2026 yang resmi memberlakukan aturan jam malam bagi pelajar di Kota Bengkulu.
Berdasarkan aturan tersebut, seluruh pelajar diwajibkan sudah berada di rumah paling lambat pukul 21.00 WIB. Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya menekan risiko keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan jalanan maupun aktivitas negatif lainnya.
“Pasukan Brimob melakukan piket 24 jam di titik rawan. Saya juga meminta Camat, Lurah, Ketua RT hingga Linmas untuk tidak segan membubarkan anak-anak muda yang masih berkumpul di tengah malam,” tegas Dedy Wahyudi saat meninjau lokasi.
Selain pengamanan fisik, pemerintah juga menekankan pendekatan pembinaan bagi remaja. Para kepala sekolah diminta memberikan perhatian serius terhadap perilaku siswa, terutama di luar jam sekolah.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Bengkulu juga meluncurkan program penguatan Remaja Islam Masjid (RISMA). Program ini bertujuan mengarahkan aktivitas remaja ke kegiatan keagamaan yang lebih positif, terutama menjelang bulan Ramadan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat dan para orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anak mereka agar mematuhi aturan jam malam demi menjaga situasi Kota Bengkulu tetap aman dan kondusif.