Angka Kelahiran Memicu Pertumbuhan Jumlah Penduduk Bengkulu
Jurnalbengkulu.com - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu, M Ikhwan mengatakan, jumlah penduduk di Provinsi Bengkulu mengalami pertumbuhan namun tidak signifikan.
Pertumbuhan ini berdasarkan angka kelahiran bayi pada semester awal 2019 yang berjumlah 2.039 jiwa, sehingga bila dijumlahkan dengan angka jumlah penduduk pada Desember 2018 lalu, total penduduk Bengkulu mencapai 2.001.578 jiwa.
Jumlah penduduk berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dari perempuan, yakni sebanyak 1.026.199 jiwa penduduk berjenis kelamin dan 975.379 jiwa penduduk perempuan.
"Kenaikan jumlah penduduk ini terjadi merata hampir diseluruh kabupaten dan kota," ungkap Ikhwan, Rabu (28/8/2019).
Namun dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu, Kabupaten Lebong mengalami penurunan jumlah penduduk lantaran ada penghapusan data penduduk ganda, data kematian yang tidak tercatat dan data kelahiran yang tidak dilaporkan.
"Pada semester pertama tahun 2019 ini Dukcapil melakukan pemutakhiran data secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Hasil pemutakhiran data ini, banyak data kependudukan yang bersifat anomali di Kabupaten Lebong dihapus dari server pencatatan kependudukan di Kementerian Dalam Negeri," tuturnya.
Meskipun demikian, M Ikhwan meyakini jumlah angka tersebut secara nyata jumlah penduduk yang ada bisa dinyatakan belum tentu berkurang.
"Secara kuantitatif di Kabupaten Lebong benar terjadi penurunan jumlah penduduk, tetapi secara kualitatif belum tentu sebab yang dihapus itu data kependudukan yang selama ini ganda," tutupnya. Sumber : sentralnews.com