BAKAUA ADAT NAGARI SIJUNJUNG
Oleh : Alya Nabila dari mahasiswa sastra Minangkabau Universitas Andalas Padang
Bakaua Adat Nagari Sijunjung adalah tradisi asli Minangkabau yang dilakukan untuk menentukan waktu turun ke sawah secara serentak dan sebagai wujud syukur atas hasil panen yang diperoleh. Tradisi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, antara lain Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, dan Pemerintah Daerah. Acara ini dihadirkan oleh berbagai unsur masyarakat dan dilaksanakan di tempat pertemuan adat di Nagari Sijunjung, yang disebut "LOS TABEK". Bakaua Adat juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sijunjung, Kepala Dinas Pertanian, dan undangan lainnya. Acara ini berfungsi sebagai bentuk pelestarian budaya dan mempererat hubungan sosial dan kerjasama antar petani dalam mengelola lahan pertanian.Tokoh masyarakat berperan penting dalam mempersiapkan acara Bakaua Adat. Mereka berpartisipasi dalam proses mufakat untuk menentukan tanggal pelaksanaan, membuat undangan, gotong-royong, malam jago-jago, menyembelih kerbau, dan acara memasak. Dalam proses ini, tokoh masyarakat berkomunikasi dan berbagi informasi untuk mempersiapkan acara yang akan dating.
Proses persiapan masyarakat sebelum acara Bakaua Adat meliputi beberapa tahapan:Penentuan Hari : Mufakat pertama, kedua, ketiga, dan keempat dilakukan untuk menentukan hari pelaksanaan Bakaua Adat,Persiapan Pelaksanaan,Membuat undangan,Gotong-royong,Malam jago-jago,Menyeleksi kerbau,Acara memasak.Dalam proses ini, masyarakat berkomunikasi dan berbagi informasi untuk mempersiapkan acara yang akan datang.mengadakan arak-arakan Bundo Kanduang yang membawa berbagai makanan yang nantinya akan disantap beramai-ramai. Acara ini diikuti oleh sembilan jorong yang rata-rata mengirimkan 60 orang per jorong.Doa Bersama : Mereka juga mengadakan doa bersama masyarakat agar selama proses bersawah berjalan lancar. Doa ini menjadi puncak dari suatu acara.Makan Bajamba : Mereka mengadakan tradisi makan bersama yang disebut Makan Bajamba. Acara ini menjadi puncak dari prosesi Bakaua Adat yang tidak kalah serunya dan paling ditunggu oleh seluruh lapisan masyarakat