Bancah Tingkuluak Nagari Lubuk Malako
Oleh :
Nama: Annisa Putri
Nim : 2310741014
Pada zaman dahulu di nagari Lubuk Malako, terdapat dua orang yang sedang bekerja disawah, yiatu berupa seorang ibu dan seorang anak gadisnya. Meskipun disawah tersebut terdapat dua orang tetapi yang hanya bekerja yaitu hanya ibunya saja, sang anak hanya duduk cantik melihat ibunya bekerja. Pada saat sedang bekerja ditengah panasnya terik matahari, sang ibu meminta anak gadis nya untuk mengambil air minum ke rumah, dimana rumah mereka lumayan jauh dari tempat mereka bekerja tersebut.
Karena hari pada siang itu cukup panas, anak tersebut membantah dan tidak mengindahkan perkataan ibunya tersebut, ibunya yang lelah karena bekerja dan juga karena cuaca yang sangat terik pada waktu itu, sang ibu terus meminta air kepada anaknya tersebut, tetapi anak nya selalu tidak mendengarkan permintaan ibunya tadi. Waktu terus berlalu namun anak gadis tersebut selalu membantah dan tidak mengerjakan apa yang disuruh ibu nya.Pada saat anak gadis tadi berjalan-jalan sambil melihat sawah, tidak sengaja anak gadis tadi terjatuh masuk ke dalam sawah dan menenggelam kan seluruh tubuhnya. Semua tubuh dari kaki sampai atas kepalanya terbenam dan yang hanya tersisa hanya sebuah tingkuluak yang dipakai oleh anak gadis tadi yang tersisa diatas lumpur di dalam sawah tersebut. Sang ibu terus menangis karena kejadian tersebut dan yang tersisa hanya sebuah tingkuluak milik anaknya tadi.
Kesimpulan dari cerita diatas adalah kita sebagai anak seharusnya tidak membantah dan menolong orang tua kita yang jelas sudah membesarkan danerawat kita dari dalam kandungan hingga sekarang ini. Semua tidak ada yang mustahil, selagi Allah SWT berkehendak. Hormati dan sayangi lah kedua orang tua kalian selagi mereka masih ada di dunia ini.