BPJS Warga Kandang Mas Aktif Kembali Berkat Respons Cepat WaliKota Bengkulu
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Pelayanan responsif kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Noviandi Zunafin, warga Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi setelah dibantu menyelesaikan kendala biaya pengobatan di RS Rafflesia.
Kejadian bermula saat pria yang akrab disapa Noviandi ini mengalami kecelakaan pada Minggu sore (4/1/2026). Akibat insiden tersebut, ia dilarikan ke RS Rafflesia untuk mendapatkan perawatan darurat karena mengalami luka robek yang cukup serius.
Meskipun pihak RS Rafflesia memberikan kebijakan awal dengan tidak memungut biaya perawatan medis, Noviandi sempat mengalami kendala saat akan menebus obat. Diketahui, kartu BPJS Kesehatan miliknya sudah tidak aktif sehingga ia diwajibkan membayar biaya obat yang tergolong mahal.
Melihat kondisi tersebut, rekan Noviandi yang ikut mendampingi, Putra, berinisiatif menghubungi Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi melalui pesan WhatsApp untuk meminta bantuan.
Respons cepat pun diberikan. Dalam waktu singkat, koordinasi dilakukan hingga status BPJS Andi—sapaan akrab Noviandi—kembali aktif pada pukul 22.45 WIB.
“Om Andi mengalami luka hingga mendapat enam belas jahitan di kakinya. Tadi sempat bingung karena BPJS tidak aktif saat mau tebus obat. Alhamdulillah, setelah menghubungi Pak Wali Kota, BPJS langsung aktif kembali dan Om Andi bisa pulang membawa obat tanpa biaya,” ujar Putra.
Melalui sebuah video pendek, Noviandi secara langsung menyampaikan apresiasinya kepada Wali Kota Bengkulu beserta jajaran RS Rafflesia atas bantuan dan pelayanan cepat yang diberikan.
“Terima kasih Bapak Dedy Wahyudi, Wali Kota Bengkulu, yang telah membantu kami dengan sigap. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkap Noviandi.
Kejadian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam memberikan pelayanan cepat dan berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat yang menyangkut kesehatan warga.