Cegah Stunting, Dinkes Mukomuko Imbau Masyarkat Terus Jaga Kesehatan Anak
Mukomuko, Jurnalbengkulu.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko mengapresiasi Desa Pondok Kandang yang telah melakukan kegiatan Rembuk Stunting. Diketahui, Pemerintah Desa Pondok Kandang Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko menggelar agenda Rembuk Stunting tingkat Desa Tahun 2022 pada Senin (10/10/2022) di aula kantor desa.
Rembug stunting ini merupakan forum musyawarah antara kader kesehatan, PAUD, masyarakat Desa dengan Pemerintah Desa dan BPD. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di Desa khususnya Stunting desa dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di Desa.
Kepala Desa Pondok Kandang, Jafar menjelaskan, "untuk penyakit anak di desa pondok kandang ini alhamdullah tidak ada, alias nol. Data tersebut telah kami dapatkan dari Dinkes melalui puskesmas Pondok Suguh ini".Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo kepada media ini menyampaikan, "petugas kami melalui puskesmas sudah melakukan tupoksi, menelusuri, menimbang, melayani, menangani bayi dan balita melalui kegiatan rutin Posyandu. Untuk Desa Pondok Kandang, per-Agustus 2022 tidak ditemukan kasus stunting. Semoga untuk kedepan juga tidak ditemukan stunting".
"Upaya yang sudah Dinkes lakukan terkait dengan petugas gizi dilapangan melalui Posyandu melakukan pendataan. Jika ditemukan kasus stunting, maka selanjutnya akan ditindaklanjuti Puskesmas, langsung didatangi kerumahnya, memberikan makanan tambahan dan memonitor perkembangannya setiap bulan", tambah Bustomo.
Bustomo juga mengimbau kepada semua warga di Kabupaten Mukomuko untuk terus selalu menjaga kesehatan anak-anaknya. Hal ini untuk mencegah terjadinya stunting pada anak. Namun jika terjadi gejala pada anak, segera dibawa ke dokter atau Puskesmas terdekat. (Adv/Rudi)