Dispeka Wujudkan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
Jurnalbengkulu.com- Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispeka) Provinsi Bengkulu menyerahkan ratusan unit rak buku dan ribuan eksemplar buku non mata pelajaran ke SMA/SMK/MA di Provinsi Bengkulu.
Hal ini bermaksud untuk menunjang transformasi pepustakaan berbasis inklusi sosial dan memancing stimulus minat baca pelajar di Provinsi Bengkulu seperti yang dikatakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Meri Sasdi, Jum'at (21/6/2019).
Diketahui sebanyak 550 unit rak buku akan di bagikan di 110 sekolah dan masing-masing sekolah mendapat 5 unit rak buku. Sedangkan, sebanyak 62.000 eksemplar buku dengan 500 judul buku non mata pelajaran akan disalurkan ke 31 sekolah.
"Ini akan bertahap untuk sekolah-sekolah yang lain juga, tapi untuk sekolah yang teprilih ini kita ada proses verifikasi, diusulkan, dan ada tim kita kita juga supaya ada ketepatan. Tentunya sekolah-sekolah yang sudah memiliki perpustakaan," ujar Meri Sasdi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Sementara, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berharap perpustakaan disetiap sekolah bisa menjalankan fungsi sosial yang bukan hanya menjadi tempat untuk meminjam buku.
"Kita berharap perpustakaan tidak hanya sekedar tempat meminjam buku, tapi yang namanya pepustakaan inklusif itu bisa menjadi pusat informasi, pusat pelatihan, tempat diskusi dan lainnya, sehingga bisa menjadi fungsi sosial dan menarik untuk dikunjungi," kata Rohidin mersyah.
Namun, tetap didorong dengan sarana dan prasarana yang nyaman sehingga perpustakaan di Provinsi Bengkulu bisa bertransformasi menjadi perpustakaan yang berbasis infklusif. "Membaca itu adalah kebutuhan. Daerah yang minat membacanya tinggi itu pasti maju," tutup Rohidin Mersyah. (Rls)