Fungsi Komunikasi Massa Pada Gen Z di Era Digital
Ditulis Oleh: Alya Suci Nazala
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Bengkulu
alyanazala04@gmail.comKomunikasi massa adalah proses penyampaian pesan atau informasi kepada khalayak luas melalui berbagai media seperti radio, televisi, surat kabar/majalah, dan internet. Tujuannya sendiri yaitu untuk menjangkau dan mempengaruhi kelompok sasaran yang berbeda secara bersamaan. Ciri-ciri utama komunikasi massa meliputi sifat umum, anonimitas, heterogenitas, dan penggunaan saluran media terstruktur. Dalam hal ini pesan berbeda dengan bentuk komunikasi lainnya karena pesan dikirimkan dari komunikator kepada masyarakat dengan sedikit interaksi dua arah. Komunikasi massa berperan penting dalam fenomena popularitas individu, organisasi atau lembaga tertentu. Nama-nama populer di masyarakat seperti dari kalangan politik, ekonomi, intelektual sosial, hiburan, olah raga dan sebagainya tidak terlepas dari peran pemberitan media massa.
Generasi Z yang lahir antara tahun 1990-an hingga awal tahun 2010-an kebanyakan berkomunikasi melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Snapchat. Mereka lebih suka menggunakan gambar dan video dari pada teks dan membuat informasi visual dan ringkas. Selain itu, aplikasi pesan instan seperti WhatsApp mendominasi interaksinya dan menggunakan simbol serta singkatan untuk menyampaikan pesan. Meskipun media sosial memfasilitasi komunikasi global dan ekspresi diri, media sosial juga menimbulkan tantangan seperti kesehatan mental dan kesulitan dalam memahami kebenaran.
Nah, adapun fungsi dari komunikasi massa pada gen z di era digital saat ini, sebagai berikut:
• Mengekspresikan diri, media massa terutamanya media sosial menjadi tempat bagi remaja seperti gen z mengekspresikan diri melalui pendapat serta kreativitas mereka dengan cara membuat konten visual.
• Akses informasi, gen z sangat mengandalkan media massa dan media sosial untuk mendapatkan informasi berita-berita terupdate maupun berita lama, hal ini menjadi akses mudah bagi mereka dalam mendapatkan informasi.
• Interaksi sosial, media massa dan media sosial mengubah cara gen z dalam berinteraksi, misalnya mereka yang saat ini lebih sering berinteraksi melalui Whatsapp dengan saling mengirimkan pesan dan emoji dibandingkan bertemu langsung secara tatap muka.
• Kampanye sosial, gen z menggunakan media massa & sosial untuk mengetahui isu-isu sosial, membangun kesadaran dan memobilisasi dukungan publik, mereka memanfaatkan media massa & sosial untuk mengolah informasi dan berita, hal ini bermanfaat bagi mereka yang awalnya tidak tahu menjadi tahu.Komunikasi massa berperan penting dalam mempengaruhi pola komunikasi gen z di era digital. Di era sekarang ini hampir seluruh khalayak menggunakan media sosial untuk berkomunikasi maupun mencari informasi. Teknologi yang sekarang semangkin canggih, selain digunakan untuk berkomunikasi, tetapi juga sebagai alat yang efektif untuk berkampanye dan mengolah informasi-infomasi poilitik. Media sosial juga menghubungkan mereka dengan orang dari luar negeri sekalipun, hal ini bermanfaat bagi mereka dalam memperluas perspektif budaya dan sosial orang luar. Dengan kemudahan yang ada, adapun terdapat tantangan dalam keterampilan interpersonal, seperti membaca ekspresi wajah dan nada suara, yang mungkin berkurang akibat interaksi digital yang dominan. Dalam hal ini gen z juga harus waspada terhadap mengolah informasi atau berita, karena maraknya informasi palsu atau hoax di media sosial.
Dampak media massa di gen z cukup kompleks, hal ini mencakup beberapa hal, terutama dalam kesehatan mental. Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan mental pada gen z, seperti kecemasan berlebihan dan depresi. Gen z yang terbilang sangat aktif di media sosial lebih rentan terhadap perbandingan sosial dan tekanan untuk menunjukkan kehidupan yang sempurna, yang dapat menurunkan tingkat kebahagian mereka.Secara umum peranan media massa dapat dilihat pada dua sisi yang berbeda. Media massa dapat berperan positif dalam berbagai aspek kehidupan manusia, tetapi juga dapat berperan negatif dalam kehidupan manusia. Media menjalankan peranan dalam kehidupan sosial dengan melakukan hal-hal seperti penyebar informasi yang objektif dan edukatif, melakukan kontrol sosial yang konstruktif dan juga menyalurkan aspirasi rakyat dan memperluas komunikasi dan partisipasi masyarakat.
Dengan demikian, untuk fungsi komunikasi massa terdapat empat, diantara nya adalah fungsi sebagai informasi, hiburan, Pendidikan, dan memengaruhi. Keempat fungsi ini memiliki peran pentingnya masing-masing dalam komunikasi massa.