Gapoktan Terkendala Label Layak Jual dan Pemasaran
Jurnalbengkulu.com – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelurahan Pekan Sabtu Kota Bengkulu, mengapresiasi program Walikota Bengkulu melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bengkulu yang terus mencoba untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui bidang pertanian dan pangan.
Gapoktan Kelurahan Pekan Sabtu Kota Bengkulu sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) terkhusus Walikota Bengkulu H Helmi Hasan yang terus menerus mensupport masyarakatnya di bidang pertanian dan olahan tradisional sampai ke pemasaran.
Begitulah yang disampaikan perwakilan Gapoktan Karya yang berasal dari Kelurahan Pekan Sabtu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, walaupun sedikit ada problem,” ujar Ketua Kelompok Gapoktan Karya Laidar, Kamis (19/12/2019).
Ia menuturkan, ke depannya Pemkot Bengkulu telah merancang Pasar Tani sebagai media informasi Gabung Kelompok Tani (Gapoktan).
“Untuk memasarkan hasil bumi serta olah sendiri, yang insyaAllah akan dilakukan setiap bulan di minggu pertama di Halaman kantor Walikota Bengkulu,” paparnya
Lanjutnya, pasar ini nantinya akan menyediakan hasil bumi serta produk olahan sendiri dari Gapoktan yang diikuti seluruh kelurahan yang ada di Kota Bengkulu.
“Untuk saat ini kami berterima kasih atas suport Pemkot Bengkulu, tetapi kami ada sedikit problem seperti legalitas produk dari Dinas Kesehatan yang kami olah serta legalitas usaha,” ujar Laidar.
Ia melanjutkan, program Dinas Kesehatan untuk pengelolaan bahan makanan untuk layak dijual dan dikonsumsi sangat minim, sedangkan masyarakat yang ingin mengurus itu sangatlah banyak.
“Walaupun sudah banyak juga yang memiliki legalitas kami terkendala di pemasaran modern, seperti pemasaran di Indomaret, Alfamart, dengan kendala tersebut kami tidak tahu harus menghubungi siapa,” ungkapnya.
“Untuk ke depannya kami berharap pemasaran hasil bumi dan olahan masyarakat bisa dipasarkan baik di pasar tradisional maupun modern, dengan demikian produk yang sudah memiliki legalitas label halal, BPOM, bisa masuk dipasar modern, supaya Walikota bisa melihat hasil olahan kami,” tutupnya. *Sofri