Husnul Khotimah Jemput Aspirasi Warga Kandang Mas, Soal BPJS PBI hingga Jalan Rusak Jadi Sorotan
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PAN, Husnul Khotimah, menggelar reses masa sidang pertama tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) III, Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Selasa (17/02/2026).
Kegiatan reses tersebut berlangsung penuh dialog dan dihadiri tokoh masyarakat, ibu-ibu rumah tangga, serta pemuda setempat yang antusias menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.
Dalam sambutannya, Husnul menegaskan komitmennya untuk benar-benar menjemput dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukan sekadar mendengar lalu berlalu.
“Reses ini bukan formalitas. Apa yang menjadi keluhan warga akan kami kawal dan perjuangkan sesuai kewenangan kami di DPRD,” tegasnya.
BPJS PBI Tak Aktif, Warga Pertanyakan Kepastian
Salah satu aspirasi datang dari Ibu Desi yang mengeluhkan persoalan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam keluarganya. Dari lima anggota keluarga, hanya empat yang aktif terdaftar, sementara satu anggota lainnya tidak aktif.
Menanggapi hal tersebut, pihak terkait menjelaskan bahwa BPJS PBI merupakan program yang anggarannya bersumber dari APBN dan ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Jika dari lima anggota keluarga ada satu yang tidak terdaftar, berarti itu kewenangan pemerintah pusat karena BPJS PBI bersumber dari APBN,” disampaikan dalam forum tersebut.
Meski demikian, Husnul memastikan akan membantu mengawal dan memfasilitasi komunikasi agar persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.
Jalan Belum Pernah Diaspal, Warga Minta Perhatian
Aspirasi lain disampaikan Imam Maksum yang menyoroti kondisi infrastruktur jalan di lingkungannya. Ia menyebutkan bahwa jalan di wilayah tersebut belum pernah tersentuh aspal sejak lama.
“Sejak dulu sampai sekarang, kami belum pernah mencicipi jalan aspal,” ungkapnya.
Menanggapi keluhan itu, disampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut telah masuk dalam Proyek Strategis Utama Tahun 2026 dan dipastikan akan direalisasikan tahun ini.
Husnul menegaskan dirinya akan terus mengawal agar pembangunan benar-benar terealisasi sesuai rencana.
Reses ini menjadi bukti bahwa persoalan layanan kesehatan dan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Warga berharap, komitmen yang disampaikan dalam forum tersebut benar-benar diwujudkan, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat Kandang Mas.