Kadisdik Lamsel Silaturahmi Monev KBM During dan Luring
Lamsel, Jurnalbengkulu.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, melakukan kunjungan kerja di Koordinator Wilayah (Korwil) V Kecamatan Sidomulyo, dan Candipuro.
Kunjungan kerja tersebut, bertujuan untuk silaturahmi monitoring dan mengevaluasi (Monev), implementasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring), yang di lakukan tenaga pendidik (Tendik) dan Staf dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) dalam Era New Normal.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Lampung Selatan Thomas Amirico, Krowil V.Sapta Ningsih, K3S SD Sidomulyo,Sumadiyanta, seluruh Kepsek SD dan SMP yang ada di Kordinator Wilayah V Sidomulyo Rabo, 29/7/ 2020.
Kadisdik Lamsel Thomas Amirico mengatakan, "Kunjungan kerja di Korwil V ini, merupakan bagian dari tugas pokok Disdik Lamsel, untuk melakukan evaluasi pencapaian KBM daring dan luring dengan tendik kepada peserta didik.
Ia mengatakan untuk anak SD kelas 1 di lakukan luring karna masih belajar membaca, masa pake daring maka guru tersebut mendatangi rumah siswa mungkin dengan cara belajar membaca.
Sedangkan untuk secara tehnik daring bisa mengunakan Grup WA, Visual, bagaimana baiknya dan efektif di sekolah tersebut, semua mata pelajaran untuk saat ini tidak boleh banyak mata pelajaran takut siswa nanti depresi.,
Sementara Koordinator Wilayah (Korwil) V Sapta Ningsih mengatakan," terkait kedatangan Kepala Dinas Pendidikan Lamsel ke wilayah V adalah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus bersilahturahmi dengan para Kepala Sekolah, K3S, SD dan SMP pada
tahun ajaran baru 2020/2021,"ujarnya.Dalam himbauan nya kadis menyampaikan jangan dalam pembelajaran disekolah tetap menggunakan metode daring dan luring. Semua guru dan staf melakukan pembelajaran daring dari sekolah.
Mudah -mudahan pandemi covid -19 cepat berlalu agar semua sekolah bisa melakukan pembelajaran normal kembali seperti dahulu.
Kepala Sekolah SMP Negri 1 Sidomulyo Sri Wahyuni menjelaskan,"
Kunjungan kerja Kadisdik terkait dengan ajaran baru serta bersilahturami sekaligus memberi semangat kepada Kepala sekolah tetap menggunakan metode daring dan luring dalam posisi pademi covid-19 ini.Sedangkan kerjaan daring, luring laporan harus cepat, tepat dan pada saat ini para guru di tuntut bekerja dobel juga, ia mengatakan agar selalu menjaga kebersihan keamanan sekolah masing- masing jadi tujuan memberi motivasi semangat," terang Sri.
Memang saya meminta ada pembinaan karna intruksi guru melakukan daring, luring dari sekolah meskipun begitu tetap masuk sekolah walau durasinya sedikit.
Kalaupun nanti ada anak merasa kesulitan silahkan kesekolah, begitupun bila siswa tidak mempunyai HP dan kuota dengan kondisi sangat tidak mampu harus dikunjungi, namun dalam hal ini intinya kadis merintahkan agar guru mendatangi murid.tutup Sri Wahyuni. (Andy)