Kebudayaan Masyarakat Minangkabau:Suku Sikumbang
Oleh : Adelia Amanda Tiwi
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas, Limau Manis, Kota Padang, 25163, Indonesia
ABSTRAK
Di Sumatera Barat terkenal dengan masyarakat Minangkabau, di mana Minangkabau terdapat banyak ragam suku nya, salah satunya adalah Suku Sikumbang. Sikumbang diambil dari kata "kumbang”. Suku Sikumbang terkenal dengan sistem kekerabatan matrilinealnya yang kuat. Kebudayaan suku Sikumbang sangat beragam, seperti adat istiadat, arsitektur rumah adat, seni, kerajinan, bahasa, kuliner, serta sistem kekerabatan. Suku Sikumbang masih mempertahankan identitas dan warisan budayanya walau dengan berbagai tantangan perkembangan zaman dan globalisasi.
Kata kunci: Kebudayaan, Suku Sikumbaang, MinangkabauABSTRACT
West Sumatra is famous for the Minangkabau people, where Minangkabau has many different tribes, one of which is the Sikumbang tribe. Sikumbang is taken from the word "kumbang". The Sikumbang tribe is famous for its strong matrilineal kinship system. The culture of the Sikumbang tribe is very diverse, such as customs, traditional house architecture, arts, crafts, language, culinary and kinship systems. The Sikumbang tribe still maintains its identity and its cultural heritage despite the various challenges of contemporary development and globalization.
Keywords: Culture, Sikumbang, Minangkabau
Masyarakat Suku SikumbangSuku Sikumbang adalah salah satu suku yang terdapat di Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia. Wilayah suku Sikumbang sudah tersebar hampir di daerah Minangkabau. Di mana daerah Minangkabau mencakup beberapa kota dan kabupaten di provinsi Sumatera Barat, seperti Kota Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Solok, serta kabupaten seperti Tanah Datar, Agam, dan Lima Puluh Kota. Daerah Minangkabau terkenal dengan daerah yang indah, di mana banyaknya keindahan alam berupa pegunungan, lembah, bukit dan sungai.
Sama halnya dengan masyarakat Minangkabau lainnya, suku Sikumbang juga merupakan masyarakat yang matrilineal. Di mana garis keturunan mengikuti keturunan ibu. Nama "Sikumbang" berasal dari nama seekor kumbang, yang sudah menjadi simbol dari suku Sikumbang. Pemimpin suku Sikumbang disebut dengan “Datuk”.
Suku Sikumbang berasal dari mitologi dan sejarah panjang masyarakat Minangkabau, sama halnya dengan suku-suku lainnya. Dipercaya nenek moyang orang Minangkabau berasal dari Pagaruyung, di mana terdapat sebuah kerajaan kuno yang terletak di dataran tinggi Sumatera Barat. Di kerajaan tersebutlah suku-suku Minangkabau berkembang, salah satunya suku Sikumbang.Suku Sikumbang merupakan anakan Minangkabau. Minangkabau sudah terkenal dengan kebudayaannya yang beragam dan masih ada hingga sekarang ini. Kebudayaan suku Sikumbang antara lain :
Adat Istiadat, beragam upacara adat yang dimiliki oleh suku Sikumbamg. Adat istiadat ini berkaitan dengan kehidupan masyarakatnya, seperti upacara kelahiran, pernikahan, kematian dan lainnya.
Arsitektur, rumah adat suku Minangkabau dikenal dengan “Rumah Gadang”. Rumah Gadang ini memiliki arsitektur yang khas, di mana atap rumah ini berbentuk melengkung seperti tanduk kerbau. Suku Sikumbang sendiri memiliki rumah adat sendiri yang menunjukan identitas dan kedudukan mereka dalam masyarakat.
Seni dan Kerajinan, pada suku Sikumbang terdapay beragam seni dan kerajinan, seperti seni tari, musik, dan kerajinan tangan. Contohnya kerajinan tenun songket dan ukiran kayu yang sudah menjadi kebudayaan suku Sikumbang.
Masakan, sama halnya dengan Minangkabau. Makanan Sikumbang terkenal secara nasional bahkan internasional, seperti rendang, gulai, sate Padang. Masakan ini terkenal dengan rempah-rempahnya yang membuat rasanya menjadi mendunia. Masakan ini sudah turun temurun menjadi hidangan setiap harinya.Dalam sistem keturunannya, suku Sikumbang menganut sistem matrilineal yang di mana suku ibunya sangat menentukan banyak aspek kehidupan sosial masyarakat. Seperti hak milik tanah dan rumah yang diwariskan melalui garis keturunan ibu.
Secara keseluruhan, suku Sikumbang, dengan segala tradisi dan kebudayaannya, merupakan turunan bahkan mengikuti dari segala budaya masyarakat Minangkabau yang kaya dan beragam. Meskipun zaman terus berkembang, masyarakat Minangkabau berhasil menunjukan kepada duni karena telah mempertahankan dan melestarikan identitas dan juga warisan nenek moyang mereka.