Masjid Agung At-Taqwa Kota Bengkulu Penuh Jama'ah Salat Gerhana
Jurnalbengkulu.com - Ribuan warga Kota Bengkulu, Wali Kota Helmi Hasan bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar salat gerhana matahari selepas salat zuhur di Masjid Agung At-Taqwa Kelurahan Anggut Atas, Kamis (26/12/2019).
Dalam kesempatan ini, Wali Kota bersama ribuan warga yang hadir berdoa memohon ampunan, hidayah serta rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala untuk kebaikan Bengkulu.
“Dengan salat gerhana berjamaah ini kita berdoa untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tetap utuh. Kemudian Provinsi Bengkulu, Kota Bengkulu, selalu diridhoi oleh Allah subhanahu wa ta’ala, diberi hidayah dan dijauhi dari segala bentuk musibah,” ujar Wali Kota Helmi Hasan.
Helmi juga mengajak seluruh warga Kota Bengkulu untuk memakmurkan masjid, menanamkan sifat-sifat baik, saling menyayangi, saling mencinta, memuliakan dan menghormati sesama muslim di Kota Bengkulu.
“Kebahagiaan tidak Allah letakkan pada tingginya jabatan, pada banyaknya harta benda yang kita kumpulkan, melainkan hanya pada makmurnya masjid-masjid kita. Untuk itu mari kita makmurkan seluruh masjid-masjid di tempat kita,” tegasnya.
Dengan makmurnya masjid-masjid di Bengkulu, Helmi melanjutkan, Kota Bengkulu akan mendapatkan keberkahan dan hidayah.
“Mari kita terapkan amalan Masjid Nabawi dimana setiap masjid menghidupkan dakwah ilallah, ta’lim wa ta’alum, zikir ibadah dan khidmat kepada umat,” ajaknya.
Wali Kota yang khas dengan usaha menghidupkan sunah-sunah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam ini juga mengimbau kepada setiap warga yang hadir untuk senantiasa mengajak warga lainnya kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
“Semoga seluruh laki-laki balig di Bengkulu dapat menjadi pemakmur masjid, para perempuannya bisa tutup aurat secara sempurna dan anak-anaknya menjadi anak-anak yang soleh-solehah, hafal dan amal Al-Qur’an,” demikian Helmi Hasan.
Salat gerhana digelar persis seusai salat zuhur.
Bertindak selaku imam yakni Imam Besar Masjid Agung At-Taqwa H Alwi Hasbullah.
Sementara bertindak sebagai khatib yakni Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bengkulu H Zul Effendi.
Sebelum salat, jamaah tampak berzikir dengan penuh khusyuk, bahkan hingga meneteskan air mata mengingat dosa-dosa.
Sementara suasana di luar masjid, meski langit cerah, namun cahaya matahari tampak redup tanda puncak gerhana matahari cincin telah menghiasi langit Bengkulu. *
