Media Massa : Memberikan Informasi Demokrasi atau Sumber Kontroversi
Media massa adalah salah satu alat untuk menyebarkan informasi kepada khalayak. Berkembangnya teknologi saat ini membuat media massa juga berkembang lebih banyak lagi. Informasi yang diberikan kepada khalayak bisa diakses dengan cepat, media massa menjadi salah satu alat yang penting bagi kehidupan manusia saat ini. Semua manusia membutuhkan sebuah informasi setiap harinya agar mereka tahu apa saja yang terjadi di dunia luar. Media massa memainkan peran yang sangat penting di era digital ini membuktikan bahwa media benar-benar penting untuk manusia.
Media massa memiliki posisi pusatnya informasi pada demokrasi modern saat ini. Fungsinya sebagai sumber informasi, media massa sangat diharapkan untuk memberikan informasi yang akurat dan sesuai dengan fakta yang ada, selain itu media massa juga diharapkan untuk memberikan edukasi publik dan mendorong masyarakat untuk memberikan partisipasi dalam demokrasi. Dengan seperti itu media massa akan menjadi fungsi sebagai alat yang menyalurkan edukasi, tidak hanya memberikan informasi.
Salah satu peran utama media massa adalah menjadi pengawas, dalam artian media massa menyoroti isu-isu penting dalam politik, mengungkapkan kebohongan, serta menuntut kebenaran informasi dari pemerintah. Media akan mengungkapkan kebenaran kepada masyarakat akan tidak terjerumus dalam berita bohong dan tidak akurat mengenai demokrasi. Namun, media massa sekarang memiliki tantangan terbesar karena sering kali memilih untuk membuat berita sensasi daripada substansi. Selain itu juga adanya platform yang media sosial yang mempublikasikan informasi tanpa seleksi yang ketat.
Berita yang berisi kontroversi memang lebih menarik perhatian dan berita sensasi lebih banyak yang menyukai dibandingkan dengan berita yang berisi informatif. Hal ini dapat menyebabkan adanya perubahan fakta informasi dan bisa memperburuk pendapat atau perspektif masyarakat. Berita sensasional bis menciptakan opini publik yang tidak berimbang dan membuat kontroversial antara individu dan individu lain karena memiliki pandangan buruk yang berbeda. Dalam situasi yang seperti ini media massa yang seharusnya memberikan informasi demokrasi justru hanya menjadi kontroversi bagi masyarakat.
Media massa seharusnya memiliki potensi yang besar untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya. Akan tetapi media harus membangun integritas dan keakuratan tidak mementingkan berita yang sensasional, yang bisa menggiring opini buruk publik. Dengan melakukan hal itu media bisa menjadi alat untuk mengajak masyarakat menegakkan demokrasi dan mengurangi kontroversi yang bisa merusak tatanan sosial.Penulis: Shyntia Putri
Jurusan: S1 Jurnalistik Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik, Universitas Bengkulu