Pakaian Adat Minangkabau
Oleh : Febi anjela mahasiswi baru unand fakultas ilmu budaya dari prodi sastra daerah minangkabau
Pakaian adat Minangkabau memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Berikut adalah beberapa informasi tentang asal usul dan makna pakaian adat Minangkabau:
A. Pakaian Adat Wanita Minangkabau
1. Tingkuluak (Tengkuluk): Penutup kepala berbentuk seperti tanduk kerbau yang melambangkan bahwa seorang perempuan harus taat pada aturan adat yang berlaku.
2. Baju Batabue: Baju kurung yang dihiasi dengan taburan pernik benang emas. Baju ini memiliki empat varian warna, yaitu merah, hitam, biru, dan lembayung.
3. Lambak atau Sarung: Bawahan yang terbuat dari kain songket dan berikat. Lambak ini melambangkan welas asih pada anak dan cucu serta simbol kewaspadaan dalam berbagai kondisi.
4. Salempang: Selendang terbuat dari kain songket yang diletakkan di pundak wanita. Salempang ini menyimbolkan welas asih pada anak dan cucu serta simbol kewaspadaan dalam berbagai kondisi.
5. Perhiasan: Beragam aksesoris yang melengkapi pakaian adat seperti galang (gelang), dukuah (kalung), serta cincin. Dukuah melambangkan bahwa seorang perempuan harus mengerjakan berbagai hal dengan dasar kebenaran.
B. Pakaian Adat Pria Minangkabau
1. Baju: Penghulu biasanya mengenakan baju berwarna hitam yang terbuat dari kain beludru. Hitam melambangkan kepemimpinan yang tetap setia dan tetap pada pendiriannya.
2. Sarawa: Celana penghulu berwarna hitam yang lebar pada betis dan paha. Ukurannya besar melambangkan seorang pemimpin yang memiliki jiwa besar.
3. Sasampiang: Selendang merah berhias benang makau berwarna warni yang diletakkan di bahu si laki-laki. Merah melambangkan keberanian, dan hiasan benang melambangkan ilmu dan kebijaksanaan.
4. Cawek atau Ikat Pinggang: Cawek berbahan sutra untuk menguatkan ikat celana sarawa yang longgar. Sutra melambangkan seorang penghulu harus cakap dan lembut saat memimpin.
5. Sandang: Kain merah yang diikatkan di pinggang. Kain merah ini melambangkan seorang penghulu harus tunduk pada hukum adat yang ada.
6. Keris dan Tongkat: Keris diselipkan di pinggan dan tongkat berguna untuk petunjuk jalan. Keris dan tongkat melambangkan kepemimpinan adalah amanah dan tanggung jawab besar.
Pakaian adat Minangkabau memiliki makna yang sangat dalam dan beragam, mewakili nilai-nilai budaya dan adat yang dianut oleh masyarakat Minangkabau.