Pemkot Bengkulu Buka Pendaftaran Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM. Program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing produk lokal agar mampu bersaing di pasar nasional, khususnya melalui jaringan ritel modern.
Kegiatan yang mengusung tema besar “Membangun Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan Bersama Indomaret” ini diharapkan menjadi angin segar bagi para pelaku usaha di Bumi Merah Putih. Program tersebut tidak hanya menawarkan teori bisnis, tetapi juga membuka jalur distribusi nyata bagi produk unggulan daerah.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati, menjelaskan bahwa fokus utama pelatihan kali ini adalah sektor makanan ringan atau snack kering. Menurutnya, potensi produk UMKM Bengkulu seperti berbagai jenis keripik dan stik sangat besar, namun sering kali terkendala standar untuk masuk ke ritel modern.
“Kita ingin UMKM kita naik kelas. Melalui kemitraan dengan Indomaret, para pelaku usaha akan dibekali strategi bagaimana memenuhi standar kualitas, pengemasan, hingga manajemen distribusi yang profesional,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Bengkulu juga telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk memotivasi peserta. Setiap UMKM terpilih akan mendapatkan timbangan digital guna menunjang akurasi produksi, serta perlengkapan pelatihan berupa kaos, goody bag, dan konsumsi.
Selain itu, panitia menyediakan doorprize utama berupa undian dua unit gerobak UMKM yang dapat dimanfaatkan sebagai modal pengembangan outlet fisik. Berbagai peralatan elektronik rumah tangga seperti kompor gas, kipas angin, rice cooker, hingga blender juga disiapkan untuk menunjang proses produksi di dapur.
Antusiasme masyarakat diprediksi tinggi. Namun, kuota peserta dibatasi hanya untuk 75 UMKM tercepat yang memenuhi persyaratan. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 5 hingga 10 Februari 2026.
Adapun kriteria peserta diutamakan bagi pelaku UMKM dengan produk snack kering bercita rasa gurih dan renyah, seperti keripik, stik, dan sejenisnya. Peserta diwajibkan membawa fotokopi KTP dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Produk yang telah memiliki izin Halal, PIRT, dan BPOM akan diprioritaskan, meskipun pelaku usaha yang masih dalam proses pengurusan legalitas tetap diberikan kesempatan mendaftar.
Calon peserta juga diwajibkan membawa minimal dua item produk contoh saat mengikuti pelatihan.
Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi narahubung resmi melalui WhatsApp atau telepon, yakni Nica di nomor 0823 7612 7511 dan Titha di nomor 0823 8654 6041.
Program ini merupakan bentuk komitmen penuh Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing untuk menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kota yang mandiri dan berdaya saing global.