Penataan Pantai Panjang Bengkulu Dimulai, Pondok Liar Ditertibkan Bertahap
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Dinas Pariwisata Kota Bengkulu mulai melakukan penataan menyeluruh di kawasan wisata Pantai Panjang sebagai upaya meningkatkan kualitas destinasi unggulan daerah. Langkah awal yang diambil yakni penertiban bangunan pondok liar yang selama ini menjamur di sepanjang pesisir.
Penertiban dilakukan tanpa tebang pilih, dengan tujuan menciptakan kawasan wisata yang lebih rapi, indah, dan nyaman bagi para pengunjung. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan daya tarik pariwisata sekaligus mendongkrak perekonomian lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menjelaskan bahwa proses pembongkaran dilakukan secara bertahap. Ke depan, bangunan tidak resmi tersebut akan digantikan dengan pondok semi permanen yang memiliki desain seragam dan lebih estetis.
“Kami mengajak seluruh pedagang untuk bekerja sama. Kita harus punya visi yang sama demi menciptakan kawasan Pantai Panjang yang lebih baik dan ramah wisatawan. Sebab, pada akhirnya yang akan merasakan manfaat langsung adalah para pedagang itu sendiri,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Menurut Nina, kawasan yang tertata dengan baik akan meningkatkan kenyamanan pengunjung. Jika jumlah kunjungan meningkat, maka roda ekonomi para pedagang diyakini akan tumbuh lebih pesat dibandingkan kondisi saat ini.
Meski demikian, ia mengakui bahwa kebijakan ini memicu dinamika di kalangan pedagang. Sejumlah pihak menyampaikan keberatan, namun pemerintah menegaskan bahwa penataan ini dilakukan demi kepentingan jangka panjang.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Dinas Pariwisata juga menggandeng pihak ketiga untuk mendukung pembangunan fasilitas, seperti gazebo atau pondok baru, melalui program kolaborasi.
“Kami menggandeng pihak ketiga agar program penataan ini tetap berjalan optimal. Tujuannya satu, agar Pantai Panjang menjadi ikon wisata yang membanggakan bagi Kota Bengkulu,” tutupnya.