Penerapan Peduli Lingkungan Melalui Aksi Pembersihan Pantai Pasir Jambak Kecamatan Koto Tengah Kota Padang
Disusun Oleh : Alif Rady Septyawan, Dwi resti Fauziah, Feby Suarni Putri, Muhammad arya Adifian, dan Muhammad ihsan Hawari
Universitas Andalas
AbstrakIndonesia memiliki kekayaan alam yang beragam dan berlimpah, Salah satunya kekayaan alam berupa Pantai. pantai memiliki banyak fungsi, yaitu sebagai pusat pariwisata, tempat tinggal beberapa habitat, dan tempat mata pencaharian bagi nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peduli lingkungan melalui aksi pembersihan Pantai terhadap kenyamanan warga sekitar. Penelitian melibatkan Kerjasama anggota kelompok dalam pembersihan Pantai pasir jambak, kecamatan koto tangah, kota padang, Sumatera barat.
Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan wawancara. Adapun narasumber yang di ambil dalam penelitian ini adalah nelayan sekitar Pantai pasir jambak. Berdasarkan hasil wawancara ada beberapa faktor penyebab sampah yang banyak di sekitar bibir Pantai yaitu kurangnya kesadaran Masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan sampah yang terbawa dari hulu Sungai hingga ke muara Pantai sehungga sampah terseret ke bibir pantai
Kata kunci : Pantai, sampah, aksi pembersihan, nelayan, Indonesia, habitat, dan kekayaan alam.
AbstractIndonesia has diverse and abundant natural wealth, one of which is natural wealth in the form of beaches. The beach has many functions, namely as a tourism center, home to several habitats, and a place of livelihood for fishermen. This research aims to determine the effect of caring for the environment through beach cleaning actions on the comfort of local residents. The research involved collaboration between group members in cleaning Pasir Jambak Beach, Koto Tangah sub-district, Padang City, West Sumatra. This research method is a qualitative method using an interview approach. The sources taken in this research were fishermen around Pasir Jambak Beach. Based on the results of the interview, there are several factors that cause a lot of rubbish around the beach, namely the lack of awareness of the community to dispose of rubbish in its place and rubbish carried from the river upstream to the estuary of the beach so that rubbish is dragged to the shoreline.
Keywords: Beaches, rubbish, clean-up actions, fishermen, Indonesia, habitat and natural resources.
PendahuluanLingkungan yang bersih merupakan dambaan setiap insan. Namun, realita di lapangan seringkali menunjukkan pemandangan yang memprihatinkan. salah satunya sampah yang berserakan di sekitar bibir pantai pasir jambak, kecamatan koto tangah,kota Padang. Pantai pasir jambak memegang peran sebagai tempat wisata masyarakat dan tempat mata pencaharian bagi nelayan, sampah yang berserakan tentu akan menjadi sebuah gangguan bagi masyarakat lokal, pengunjung maupun nelayan.
Oleh karena itu, aksi membersihkan lingkungan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah kebutuhan mendesak yang memerlukan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Artikel ini akan membahas pentingnya aksi membersihkan lingkungan, berbagai upaya yang dapat dilakukan, serta dampak positif yang akan dirasakan jika kita bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian alam sekitar.
Metode PenelitianMetode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan pendekatan wawancara dengan nelayan dan warga lokal sekitar pantai Pasir Jambak dan observasi langsung ke lapangan. Sarana yang dibersihkan yaitu perkarangan pantai hingga bibir pantai. Alat dan bahan yang digunakan saat melakukan aksi pembersihan pantai yaitu sarung tangan plastik dan plastik sampah besar.
Hasil dan PembahasanBerdasarkan hasil wawancara dengan nelayan ada beberapa faktor penyebab banyak sampah berserakan yaitu kurangnya kesadaran dari masyarakat lokal maupun wisatawan untuk menjaga kebersihan Pantai pasir jambak dan sampah yang terbawa dari hulu karena arus pantai. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan upaya kesadaran warga lokal hingga wisatawan untuk lebih peduli terhadap kebersihan pantai. Kegiatan diawali dengan para mahasiswa yang berjumlah lima orang membersihkan perkarangan pantai hingga bibir Pantai dengan alat dan bahan sederhana yaitu sarung tangan dan kantong sampah yang besar. Berdasarkan temuan yang didapatkan pada saat pembersihan sampah disekitar Pantai, terdapat banyak sampah plastik makanan dan minuman dari wisatawan yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Sampah plastik sangat susah terurai, maka akan sangat membahayakan lingkungan sekitar maupun biota yang ada di laut. Selain itu sampah juga berasal dari daun dan batang yang jatuh dari pohon, limbah buah kelapa dan sampah tisu.
Selanjutnya para mahasiswa melakukan wawancara dengan nelayan serta warga lokal mengenai kebersihan pantai. Para nelayan dan warga lokal menyayangkan atas kebersihan pantai daerah mereka. Mereka berharap dengan adanya kegiatan aksi pembersihan pantai dapat meningkatkan kesadaran untuk peduli terhadap kebersihan pantai. Dengan pantai yang bersih dapat menarik lebih banyak wisatawan yang datang untuk berlibur ke pantai Pasir Jambak.
KesimpulanKegiatan Aksi Pembersihan Pantai di Pasir Jambak berjalan dengan baik dan lancar walaupun sedikit terkendala oleh cuaca. Kegiatan ini juga didukung oleh warga lokal serta nelayan bertempat tinggal di sekitar pantai. Dengan adanya kegiatan ini, para mahasiswa berharap semua warga dan wisawatan lebih peduli kebersihan lingkungan Pantai karena untuk biosistem darat maupun laut sendiri. Selain itu, pantai yang bersih dapat menarik wisatawan lebih banyak karena pantai Pasir Jamba memiliki daya tarik tersendiri yang dapat menarik wisatawan.