Pengadaan Akses Internet Publik Gratis: Hal Baik atau Buruk?
Penulis : Fandi Ramadian, Jurusan Ilmu Politik
Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, dengan jumlah penduduk mencapai 273,5 juta jiwa pada tahun 2023. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial bagi industri teknologi informasi dan komunikasi, khususnya industri internet.
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 202,6 juta orang. Jumlah ini meningkat 3,6% dari tahun sebelumnya. Namun, masih terdapat 70,9 juta penduduk Indonesia yang belum memiliki akses internet. Penetrasi dan penggunaan internet semakin meningkat, hal ini tentunya menjadi tantangan terbesar yang harus diwaspadai pemerintah
Akses internet merupakan suatu kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk berbagai aktivitas seperti belajar, bekerja, dan berbelanja. Di Indonesia, pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk mendukung penggunaan akses internet yang lebih baik, termasuk melalui akses internet publik gratis di tempat umum.
Untuk mendukung peningkatan akses internet di Indonesia, pemerintah telah melakukan berbagai upaya, antara lain, membangun infrastruktur telekomunikasi, seperti jaringan fiber optic dan base transceiver station (BTS), memberikan subsidi kepada operator telekomunikasi untuk menurunkan harga layanan internet, dan melakukan literasi digital. program. untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap internet.
Pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa upaya untuk mendukung penggunaan akses internet yang lebih baik di negara ini. Hal ini diharapkan dapat membantu mengatasi kesenjangan digital dan meningkatkan kemampuan digital masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mendukung peningkatan akses internet di Indonesia adalah dengan menyediakan akses internet gratis bagi masyarakat di area publik. Akses internet umum gratis ini dirintis pemerintah sejak tahun 2017.
Pemerintah menyediakan akses internet masyarakat gratis di area publik dengan tujuan pemerataan akses internet di Indonesia, meningkatkan literasi digital masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital.
Akses internet umum gratis memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Manfaat akses internet masyarakat gratis antara lain meningkatkan kemampuan digital masyarakat dan meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi dan layanan.
Namun ada beberapa kelemahan dari akses internet publik gratis, seperti kurangnya keamanan jaringan (misalnya risiko peretasan data pribadi di jaringan dan penurunan kualitas jaringan karena daya yang tidak proporsional dengan jumlah pengguna. Hal ini dilihat dari masih lemahnya Tingkat keamanan digital di Indonesia saat ini.
Berikut ini contoh kasus kebocoran data dalam dunia digital:
1. Pada tahun 2021, terjadi kebocoran data pribadi pasien BPJS Kesehatan di Indonesia. Data kesehatan pribadi dan informasi sensitif lainnya berukuran 720 GB dijual di forum online Raidforums. Sebuah akun bernama GOD User mengaku data tersebut berasal dari server Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan.
2. Pada akhir tahun 2020, terjadi kebocoran data dari dua perusahaan yaitu Cermati dan Lazada. Di dalamnya terdapat data jual beli 2,9 juta pengguna jasati.com yang diambil dari aktivitas 17 perusahaan yang sebagian besar merupakan aktivitas finansial. Sementara itu, Lazada mengalami kebocoran 1,1 juta data.
Hal ini tidak menutup kemungkinan bisa menyerang pengguna jaringan internet publik yang saat ini dinilai keamanannya cukup rendah dan mudah diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2019 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) mengatur tentang perlindungan data pribadi, termasuk data pribadi yang diperoleh dari akses internet masyarakat. Pasal 28G ayat 1 UU PDP menyatakan bahwa setiap orang yang memperoleh data pribadi dalam penyelenggaraan sistem elektronik wajib menjaga kerahasiaan data pribadi tersebut.
Fungsi UU PDP adalah melindungi data pribadi dari penyalahgunaan. Namun pada praktiknya, masih terdapat potensi penyalahgunaan data pribadi akses internet masyarakat. Pasalnya, akses internet publik biasanya tidak dilindungi oleh firewall atau sistem keamanan lainnya.
Salah satu contoh kasus peretasan WiFi publik yang menyebabkan kebocoran data pribadi adalah ketika seorang peretas meniru nama jaringan WiFi publik sehingga mudah terlihat dan mudah terhubung tanpa keamanan kata sandi. Dalam hal ini, peretas menggunakan teknik untuk membuat jaringan WiFi palsu yang menyerupai jaringan WiFi publik yang sah, sehingga membuat pengguna yang terhubung ke jaringan palsu tersebut rentan terhadap serangan peretas.
Selain itu, terdapat juga kasus kebocoran data pribadi yang terjadi akibat penggunaan WiFi publik yang rentan disusupi oleh hacker. Kebocoran data pribadi dapat terjadi saat pengguna terhubung ke jaringan WiFi publik yang tidak aman, sehingga data pribadinya dapat dibobol dan diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kasus-kasus ini menunjukkan pentingnya untuk selalu waspada dan berhati-hati saat menggunakan jaringan WiFi publik, serta menggunakan teknik keamanan seperti VPN untuk melindungi data pribadi saat terhubung ke jaringan WiFi publik.
Untuk mengatasi potensi penyalahgunaan data pribadi akses internet masyarakat, pemerintah perlu meningkatkan pengawasan terhadap akses internet masyarakat. Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa memberikan akses internet umum gratis adalah suatu hal yang baik. Namun, pemerintah perlu mewaspadai dampak negatif yang mungkin timbul dari pemberian akses internet gratis kepada masyarakat. Pemerintah juga perlu meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi.
Akses internet publik gratis merupakan langkah baik yang diambil pemerintah Indonesia untuk mendukung penggunaan akses internet yang lebih baik di negeri ini. Namun terdapat beberapa kekurangan pada layanan ini yang perlu diperhatikan dan diperbaiki. Pemerintah harus terus berupaya melindungi privasi pengguna dan meningkatkan kualitas jaringan akses internet publik gratis. Dari sisi pengguna, penting untuk selalu memperhatikan, mengingat, dan selalu menjaga keamanan privasi dan data pribadi dalam jaringan online pada saat menggunakan akses internet publik gratis demi menjaga keamanan data dan mencegah kebocoran data pribadi yang berujung pada penyalahgunaan. data pribadi.