Pengaruh Media Terhadap Masyarakat dan Budaya
Apakah media berpengaruh terhadap masyarakat dan budaya? Peran media massa dalam menciptakan budaya di masyarakat kini tidak dapat dihindari lagi. Dengan adanya kemajuan media komunikasi saat ini sangat memberikan pengaruh terhadap masyarakat baik terhadap pemikiran maupun pola hidup. Media massa secara teoritis mempunyai fungsi sebagai saluran informasi, saluran pendidikan dan saluran hiburan. Namun kenyataannya media massa juga memberi efek lain diluar fungsinya. Efek media massa tidak saja mempengaruhi sikap seseorang namun pula dapat mempengaruhi prilaku bahkan pada tataran yang lebih jauh. Efek media massa dapat mempengaruhi sistem-sistem sosial maupun sistem budaya masyarakat.
Dasarnya bahwa media itu sendiri memang memiliki pengaruh terhadap kebudayaan. Gagasan untuk menstimulasi cara pandang baru pada bahasan subjek,tetapi gagasan tersebut memberikan hanya sedikit panduan tengtang bagaimana memahami proses komunikasi massa. Gagasan tersebut beharga dalam artian menunjuk pada pentingnya bentuk media dalam masyarakat, tetapi tidak memberikan gambaran yang realistis tentang variabel-variabel yang dilibatkan dalam pengaruh bentuk media. Dengan fakta bahwa media memiliki pengaruh adalah benar. Jelasnya, komunikasi massa mengunakan penyebaran informasi dan pengaruh dalam masyarakat melalui media dan saluran interpersonal. Ini merupakan bagian integral dari budaya dan tidak dapat dipisahkan dari institusi sosial berskala besar lainnya. Bentuk-bentuk media, seperti televisi,film,media cetak dan sosial media sama halnya dengan isi media yang memengaruhi cara kita berpikir dan melihat kedidupan dunia. Sebenarnya, media ikut serta dalam penciptaan budaya itu sendiri, dan banyak yang percaya bahwa media sangat membantu dalam menyebarkan kekuasaan dan dominasi dalam masyarakat. Ada beberapa juga yang membantah bahwa media merupakan kekuatan yang besar dalam menentukan karakter kehidupan budaya dan individu.
Proses pengaruh media sangat kompleks. Dalam analisis akhir, hasil komunikasi massa dapat berupa produksi interaksi beragam susunan masyarakat dan kebutuhan,hasrat dan ketergantungan individu. Salah satu penelitian penting pada pengaruh budaya dari media adalah teori kritis yang menyatakan bahwa media merupakan kekuatan yang besar untuk minat-minat yang dominan dalam masyarakat. Tesis hegemoni media menyatakan bahwa media merupakan alat bantu dari ideologi yang dominan, dan dengan mepresentasikan minat yang ada dalam kekuasaan, media meruntuhkan minat dari kelompok-kelompok masyarakat. Para peneliti juga menentang hegemoni media yang menyatakan bahwa media sebenarnya mewakili perbedaan nilai dan sering kali bertentangan dengan ideologi yang kuat dalam masyarakat.
Penulis : M. Qory diva. A. MP
Npm : D1C021060
Mahasiswa S1jurnalistik Universitas Bengkulu