Pentingnya Role Model dalam Kehidupan Kampus
Role model adalah seseorang yang dijadikan panutan. Role model adalah orang yang menghargai proses dan kerja keras. Perjuangan yang panjang menempa seorang role model menjadi tangguh, kuat, dan tidak mudah putus asa. Tapi apakah kita harus mempunyai role model?
Tanpa disadari setiap orang pasti memiliki role modelnya masing-masing. Contoh jika ingin belajar musik pasti kita akan mencari seseorang yang begitu paham dengan musik, Dan jika kita ingin belajar menulis pasti kita akan mencari seseorang yang begitu lihai dalam memainkan kata-kata. Memiliki role model sangat penting karena akan menentukan kita akan menjadi siapa. Kita akan terus termotivasi agar bisa menjadi seperti role model kita masing-masing. Kita akan menikmati setiap proses yang kita jalani.
Namun seiring berjalan waktu seseorang mulai kehilangan role model. Hal itu terjadi karena banyak oknum-oknum yang melabelkan diri sebagai role model tanpa proses dan kerja keras. Ia tidak total melakukan sesuatu hal. Ia melakukan sesuatu hanya untuk kepentingan pribadi atau cari panggung. Dan mirisnya setiap kata yang keluar dari mulut oknum itu dianggap sebagai sabda tanpa dipikir matang-matang oleh pengikutnya. Seolah-olah kata diucapkan nya adalah fatwa. Tong kosong nyaring bunyinya, kata itulah yang cocok untuk oknum tersebut.
Oknum-oknum seperti itu hanya akan menjadi sebuah parasit dimanapun ia berada. Ia akan terus mendoktrin setiap orang yang belum ada pemikiran dengan parasit nya. parasit itu akan menjalar dengan bebas. Lebih parahnya lagi tidak hanya menginfeksi individual tetapi juga komunitas. Ini adalah ancaman serius yang perlu dilakukan penindakan secara tegas
Faktor lain mengapa pudarnya role model karena orang-orang terlalu sibuk dengan dunia Maya. Rela menghabiskan waktu di dunia Maya sehingga dunia nyata terbengkalai. Postingan sosial medianya tidak sesuai dengan realita kehidupan. Seharusnya dengan teknologi sekarang seseorang akan lebih mudah untuk menentukan role modelnya. Zaman sekarang banyak orang-orang yang ingin belajar tapi ia tidak mau mengaku bodoh. Ibarat gelas kalau penuh terisi air kan bagus, toh kenyataan hanya diisi oleh udara. Kosong. Sekarang banyak orang yang pura-pura pintar daripada pura-pura bodoh.
Mengapa begitu pentingnya role model dalam kehidupan sehari-hari maupun dikampus? Kesuksesan orang tentunya tidaklah sama. Halangan dan rintangan yang dilalui untuk mencapai kesuksesan itu pun berbeda-beda. Proses panjang seseorang untuk mencapai titik sukses itulah yang kerap kali dijadikan sebagai contoh atau teladan bagi orang lain. Dari orang-orang sukses ini Grameds dapat mempelajari berbagai hal seperti bagaimana cara mereka meraih kesuksesan, seperti apa mereka menghadapi rintangan, bagaimana cara mereka untuk memecahkan masalah yang ada, serta apa yang mereka lakukan supaya dapat bangkit dari keterpurukan.
Secara tidak langsung, para role model inilah yang akan mengajarkan serta membimbing kita untuk meraih kesuksesan. Maka dari itu, keberadaan role model dalam hidup sangatlah penting. Ada beberapa hal penting yang dapat kita petik dari mempunyai seorang role model dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya yakni :
1. Role Model Membuat Kita Tahu Tujuan Hidup Dan Proses Yang Akan Dijalani
Ketika kita mempunyai mimpi yang besar dalam hidup, tentunya kita membutuhkan seseorang yang dapat kita jadikan contoh atau panutan. Kita membutuhkan sosok orang sukses yang memiliki kompeten serta memiliki pengaruh yang besar dalam bidangnya.
Dengan memiliki role model, kita akan mengetahui gambaran keseluruhan perihal apa yang menjadi impian besar seperti kehidupan masa depan seperti apa yang ingin kita raih dan wujudkan. Keberadaan role model ini dapat menjadikan kita supaya bisa menjadi seperti mereka.
2. Role Model Membuat Kita Memahami Dan Mengenali Diri Sendiri
Setiap orang mempunyai ketertarikan atau minat yang berbeda-beda. Dengan mempunyai role model, Kita akan terbantu dalam menemukan apa yang menjadi minat dan bakat sehingga mengetahui potensi apa yang ada dalam diri.
Dengan mengenali diri sendiri, Grameds akan memahami kelebihan serta kekurangan sehingga memudahkan dalam mengembangkan potensi yang ada pada diri, sesuatu yang menonjol, serta menjadi passion. Gali dan kembangkanlah apa yang ada dalam dirimu!
Apabila kita merasa ragu atas potensi yang ada dalam diri, cobalah untuk meminta bantuan orang tua, teman, guru, atau pasangan untuk mengenali potensi yang ada dalam dirimu.
3. Role Model Akan Membantu Pembentukan Karakter
Karakter dari tiap-tiap orang sudah pasti berbeda. Begitu pula dengan cara pandangnya. Mempunyai lebih dari satu role model merupakan hal yang wajar. Mereka akan membantu kita untuk menemukan karakter yang sesuai dengan kepribadian.
Sebab, sekalipun kita melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh role model, hasilnya belum tentu akan sama. Begitu pula dengan proses yang kita lakukan juga pasti tidaklah sama. Cari karakter role model yang sesuai dengan kepribadianmu. kita harus pandai serta jeli dalam menerapkan tiap-tiap tindakan dan cara pandang role model-mu ke dalam kehidupan.
4. Kita Tahu Standar Hidup Dan Kesuksesan Yang Ingin Dicapai
Selain dari tiga poin yang telah disebutkan, keberadaan role model akan menjadi motivasi bagi kita supaya bisa lebih sukses daripada role model-mu, setidaknya bisa sama suksesnya dengan role model-mu. Kita jadi mengetahui standar hidup serta kesuksesan yang ingin kita capai.
5. Role Model Membuatmu Menjadi Orang Yang Menghargai Proses Dan Kerja Keras
Perjuangan panjang serta kerja keras dalam mewujudkan mimpi tersebut akan menempamu untuk menjadi sosok yang leibh tangguh, tidak mudah putus asa, dan bertanggung jawab. Kita menjadi tahu keberhasilan serta kesuksesan bukanlah suatu hal yang instan. Semua tergantung kepada seberapa keras kita berusaha tanpa mengabaikan campur tangan dari Tuhan.
Nah, proses panjang yang kita lalui serta jatuh bangun supaya bisa sukses akan memberi pelajaran hidup yang berharga bahwa tiap usaha dan kerja keras tak ada yang sia-sia..
Menurut pandangan penulis solusi yang bisa dilakukan adalah menciptakan role mode baru. Belajar dengan baik dan total, berfokus pada proses bukan hasil. Perbanyak diskusi agar banyak solusi yang hadir mengapa role model menghilang saat zaman ini.
Untuk itu ketika kita ingin menjadi role model perlu mulai mengenal diri sendiri, agar kita mengetahui apa tujuan kita. Apa yang kita inginkan. Perbanyak belajar agar membuka pikiran. Jangan sampai terkena infeksi parasit yang akan merugikan kita dan orang banyak. Selanjutnya belajar dari kesalahan-kesalahan yang pernah mereka lakukan dalam hidup. Belajar lah bagaimana cara agar kita tidak terjerumus ke kesalahan yang sama. Fokuslah pada proses. Tumbuhkan hasrat agar bisa menjadi seperti role model yang kita idamkan. Rencanakan hal-hal apa saja yang harus kita lakukan agar bisa mencapai impian tersebut.
Penulis: Muhammad Syahwa, lahir di kerinci. Mahasiwa Prodi Sastra Minangkabau FIB-UNAND. Anggota aktif LMJ. Bergiat di BBT dan Teater Langkah.