Pertanda Dimulainya Pembangunan Dana Desa Tahun 2026, Pemdes Sidodi Laksanakan Titik Nol
Mukomuko - Pemerintah Desa (Pemdes) Sidodadi, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, resmi memulai pelaksanaan pembangunan fisik Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar kegiatan titik nol pembangunan, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 11.oo WIB.
Kegiatan tersebut menandai dimulainya pembangunan dari anggaran Dana Desa (DD) yaitu pembangunan rabat beton jalan lingkungan yang berlokasi di Dusun II, RT 5 Desa Sidodadi, Pembangunan tersebut memiliki panjang 115 meter dengan lebar 3 meter dan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Dana Desa Tahun 2026 sebesar Rp, 121,888 juta termasuk pajak.
Kepala Desa Sidodadi, Parijan SE, mengatakan, pembangunan jalan lingkungan tersebut merupakan salah satu program prioritas desa yang lahir dari usulan masyarakat. Sebelum ditetapkan, usulan tersebut telah melalui berbagai tahapan perencanaan, mulai dari Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), Musyawarah Desa (Musdes), hingga penetapan dalam program pembangunan desa.
“Pembangunan ini merupakan hasil usulan masyarakat yang telah melalui proses pembahasan dan menjadi salah satu prioritas pembangunan desa tahun ini setelah mempertimbangkan kebutuhan warga serta kemampuan anggaran yang tersedia,” ujar Kades.
Lanjutnya, peningkatan infrastruktur jalan lingkungan di Dusun II diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat, meningkatkan kenyamanan aktivitas sehari-hari, serta mendukung mobilitas warga.
Meski demikian, Parijan mengakui masih terdapat sejumlah usulan pembangunan lain yang belum dapat direalisasikan pada tahun ini. Kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan anggaran desa pasca kebijakan efisiensi yang mengharuskan pemerintah desa lebih selektif dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
“Usulan yang belum dapat diakomodir tahun ini akan tetap menjadi perhatian pemerintah desa dan akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan pada tahun-tahun mendatang sesuai kemampuan keuangan desa,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pihaknya mengajak Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan.
“Dengan kebersamaan dan partisipasi semua pihak, pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal demi mewujudkan Desa Sidodadi yang semakin maju,” tutupnya Parijan,(Rp).