Pontak Alat Penangkap Ikan Tradisional Nagari Sialang
Oleh:Wira Santika_210741016_Sastra Minangkabau
Zaman dahulu untuk memiliki sesuatu atau mendapatkan sesuatu sangatlah susah kita harus berusaha sendiri dengan keras berbeda jauh dengan zaman sekarang yang semuanya sangat mudah dilakukan dan didapatkan,ini adalah salah satu dampak positif dari kemajuan teknologi yang memudahkan manusia dalam berbagai aspek kehidupan.Namun meskipun begitu hal hal yang berbau tradisional masih tetap ada dan tidak hilang,bisa dikatan hal hal tradisional itu dijaga dan diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya dengan tujuan tidak hilang termakan zaman baik itu Bahasa,adat istiadat,pakaian,kebudayaan,karya sastra,alat perlengkapan,kebiasaan dan banyak lagi jenis lainnya.
Ada banyak hal unik yang berbau tradisional untuk diperkenalkan kedunia luar,salah satu peralatan tradisional yang digunakan oleh orang zaman dahulu untuk memenuhi keberlangsungan hidupnya.Di nagari Sialang,Kec.Kapur IX mereka memiliki sebuah peralatan tradisional untuk menangkap ikan dan masih digunakan juga oleh beberapa orang di zaman sekarang,alat ini berbentuk seperti pistol yang ukuran panjangnya bermacam macam mulai dari 15cm-90cm yang terbuat dari kayu,kemudia terdapat ruang sepanjang punggung kayu Dimana itu nantinya akan diisi oleh kawat Panjang yang ujungnya ditajamkan sebagai alat utama untuk menembak ikan,biasaya kawatnya diambil dari kawat paying atau jenis kawat lainnya dan pada ujung depannya diikat menggunakan karet hitam yang kokoh.Alat ini dinamakan oleh orang sialang sabagai pontak yang mana fungsi nya untuk maontak atau menusuk ikan.Cara penggunaanya tidak jauh berbeda dengan penggunaan pistol bedanya ini tidak ada peluru saja.
Biasanya alat ini digunakan ketika mereka mencari ikan disungai sungai,alat ini akan dibawanya menyelam sambil memakai taropung atau yang dikenal dengan kaca mata selam dan pencahayaan dari senter ketika objek atau ikannya sudah keliatan maka penyelam akan melepas tembakan yang bisa menusuk bagian tubuh dari ikan tersebut.Di nagari Sialang ketika ada acara Bukak Lubuak Larangan ,Pontak ini banyak digunakan oleh orang orang untuk mendapatkan ikan,baik itu orang tua,remaja bahkan ada anak anak juga.Cara penggunaannya tidak cukup sulit akan tetapi harus tetap berhati hati sebab alat ini tergolong cukup tajam yang bisa melukai penggunanya kapan saja jika teledor.
Alat penangkap ikan tradisional ini berupa pontak tadi tidak hanya ditemukan di nagari Sialang ada juga dibeberapa daerah yang menggunakan alat tradisonal ini namun memiliki nama yang berbeda,alat tradisional ini tergolong salah satu folklor bukan lisan karna sudah ada sejak lama melebihi 2 generasi pewarisannya dan saat sekarang alat ini masih digunakan dan berfungsi dengan baik namun tetap saja tidak semua orang yang bisa membuatnya.Alat ini juga bisa dikatan lebih ramah lingkungan terhadap ekositem sungai karna targetnya adalah ikan ikan yang berukuran besar atau sedang sehingga ikan ikan yang masih kecil tidak terbawa berbeda jika kita menggunakan jaring dan terbuat dari bahan yang mudah didapatkan,Lebih praktis bahkan alat ini juga bisa memiliki nilai ekonomis untuk diperjual belikan.