Rendang Khas Sijunjung
Oleh : Revy Trisma Wahyuni, Mahasiswa dari Universitas Andalas Dari Jurusan Sastra Minangkabau
Makanan tradisional rendang sebenernya umum, namun rendang di Sijunjung ini bagi masyarakat luar itu termasuk luar biasa, karena jenis rendang yang biasanya kita lihat yaitu rendang daging sapi, tetapi di sijunjuang ada beberapa jenis rendang yang cukup jarang kita temui di luar mau pun di dalam kota padang.
Macam-macam Rendang khas yang di masak di Sijunjung adalah:
•Rendang Bilalang
•Rendang Pucuak Ubi
•Rendang Jariang
•Rendang Cubadak
8 jenis rendang yang ada di nagari sijunjuang yang bisa kita jumpai di mana saja
Rendang Sapi, Rendang Ayam, Rendang Jantung Pisang, Rendang Lidah, Rendang Paru, Rendang Baluik, Rendang Tulang, dan Rendang Kikil.
Di Nagari Si Junjung, Sumatera Barat, terdapat beberapa variasi rendang yang khas dan berbeda. Berikut adalah delapan jenis rendang yang dapat ditemukan di sana:
1.Rendang Sapi: Rendang yang paling umum, dibuat dengan daging sapi yang dimasak dalam santan dengan rempah-rempah seperti lengkuas, serai, dan cabai.
2.Rendang Ayam: Versi rendang yang menggunakan daging ayam sebagai bahan utamanya. Proses memasaknya serupa dengan rendang sapi.
3.Rendang Jantung Pisang: Rendang yang unik ini menggunakan jantung pisang sebagai bahan utama. Jantung pisang dimasak hingga empuk dengan santan dan rempah-rempah.
4.Rendang Lidah: Menggunakan lidah sapi yang dimasak hingga empuk dalam bumbu rendang. Lidah sapi ini memiliki tekstur yang khas setelah dimasak.
5.Rendang Paru: Daging paru sapi dimasak dalam rendang, memberikan tekstur yang lembut dengan cita rasa rempah yang kaya.
6.Rendang Baluik: Rendang yang menggunakan daging ikan baluik (ikan belut rawa) sebagai bahan utamanya. Cita rasanya lebih ringan dibandingkan rendang daging.
7.Rendang Tulang: Rendang yang menggunakan tulang sapi sebagai bahan utamanya. Tulang dimasak hingga empuk dengan rempah-rempah yang khas.
8.Rendang Kikil: Menggunakan kikil sapi yang dimasak hingga empuk dengan santan dan bumbu rendang tradisional.
Pasti banyak yang bertanya kenapa masyarakat sijunjung menjadikan sayur, cubadak, bilalang sebagai rendang kenapa tidak di jadikan gulai atau jenis masakan lain saja? Karena, dari zaman-zaman terdahulu dari niniak mamak menjadikan apa saja sebagai rendang itu supaya bisa bertahan lama, apabila cubadak, sayur, dan bilalang di jadikan gulai itu akan cepat basi.
Setiap jenis rendang memiliki karakteristik sendiri dalam hal bahan utama dan cara memasaknya, namun semua menyajikan cita rasa rempah yang kaya dan gurih khas Minangkabau.
Pada umumnya rendang di sumatra barat itu berbahan kan daging sapi, namun di sijunjung masyarakat memasak rendang sapi/kerbau itu ketika awal-awal bulan ramadhan atau hari-hari tertentu saja.