Silek Silaturahmi yang Berada di Lubuk Tarok Kecamatan Sijunjung
Oleh : Viola Ramadhani
Silek adalah seni bela diri tradisional yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia. Silek tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga mengajarkan filosofi hidup dan kearifan lokal. Dalam silek, gerakan-gerakan yang digunakan menggabungkan teknik pertarungan, keseimbangan, dan kelincahan, serta melibatkan penggunaan tangan, kaki, dan tubuh untuk menyerang atau bertahan.
Namun, silek bukan hanya soal pertarungan fisik. Ia juga mengandung nilai-nilai filosofi yang mendalam, seperti kedisiplinan, penghormatan, keberanian, dan keharmonisan. Dalam banyak konteks, silek juga dipandang sebagai bentuk seni pertunjukan yang memperlihatkan keindahan gerakan dan keterampilan.
Di daerah-daerah yang berada di Sumatera Barat, masih ada perguruan silek yang aktif sampai saat ini untuk mengembangkan silek, berikut ini penjelasan salah satu perguruan silek yang ada di kampung saya di Sanggar Sekapur Sirih di Jorong Jmbu Lipo, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung. Silek yang Bernama Silek Silahturahmi.
Silek Silahturahmi yaitu silek yang berada di Sanggar Sekapur Sirih tepatnya di Jorong Jambu Lipo di Nagari Lubuk Tarok, Kec Sijunjung, silek ini biasa di gunakan untuk acara penyambutan-penyambutan tamu besar yang dating pada acara yang di undang seperti bapak gubernur, bapak bupati, bapak camat dan tamu besar lainnya yang menghadiri acara di Lubuk Tarok, silek silahturahmi juga di pakai dalam acara bakaua adat.
Pendirian Perguruan Silek ini adalah Tohir (ongku yang di usagh), tohir ini yang telah mengembangkan silek ini di Lubuk Tarok pada zamannya dan dia menjadi pendiri perguruan. Nama guru besarnya/ guru pelatih yaitu Jarjit Rajo Nan Sati yang sudah melatih banyak gerakan silek kepada muridnya dan saya juga termasuk salaj satu muridnya.
Jumlah murid yang di tamatkan sudah tidak terhiatung lagi, karena sudah banyak jumlah murid yang telah ditamatkan. prosedur dan persyaratannya untuk memulai atau belajar silek untuk menjadi muridnya yaitu solat 5 waktu, ayam kampuang, kain putih, pisau, sirih dan pinang.danada juga jurusan yang di pelajari yaitu gelek, sepei, tinju, siku, topan, sepak patah, dn kobek, sebenarnya masih banyak nama-nama jurus yang di gunakan untuk mengajari muridnya dalam beljar silek tapi hanya itu yang tau dari banyak nya nama- nama jurus silek.
Hambatan/ tantangan dalam mengembangkan perguruan dalam silek pada saat ini yaitu kurang nya minat dan bakat generasi muda pada masa sekarang dan kebanyakan yang ikut silk atau muridnya pada sibuk kuliah dan kerja dan jauh juga dari kampung halaman.