Tanggapi Keluhan Masyarakat, Dinas PUPR Mukomuko Akan Rehab 4 Jembatan
Mukomuko, Jurnalbengkulu.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko telah mengagendakan rehab 4 unit jembatan akses transportasi yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Adapun kegiatan rehab bangunan jembatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2023. Posisi sekarang, 2 paket kegiatan sudah memasuki tahap lelang.
Paket tersebut, pergantian lantai kayu menjadi pelat besi jembatan rangka baja SP10 Lubuk Sanai di Kecamatan XIV Koto dengan pagu dana sebesar Rp1,266 miliar. Kemudian, rehab bangunan jembatan Sungai Buai, Kecamatan Selagan Raya dengan pagu Rp272 juta.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Muhammad Yusuf, ST., MT pelaksanaan kegiatan rehab bangunan jembatan ini sesuai dengan ketersediaan anggaran. Pelaksanaannya menunggu proses lelang.
‘’Hasil survei tahun lalu, di wilayah Kabupaten Mukomuko, ada beberapa unit bangunan jembatan yang menjadi kewenangan daerah yang kondisinya cukup mengkhawatirkan. Namun dalam pelaksanaannya, menyesuaikan dengan persediaan anggaran. Untuk tahun ini, ada 4 kegiatan rehab jembatan yang sudah tersedia dan itu disegerakan pelaksanaannya,’’ ungkap Muhammad Yusuf.
‘’Untuk bangunan jembatan Sungai Aur Selagan Raya dan jembatan Talang Baru yang juga masuk dalam bagian rencana rehab, masih menunggu proses dan segera disampaikan ke ULP untuk dilelang,’’ paparnya.
Disisi lain, Muhammad Yusuf juga menyampaikan bahwa program kegiatan Bina Marga yang sedang dalam proses pengerjaan saat ini, pembangunan jalan aspal hotmoix dengan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023.
Selain itu, juga sedang dalam proses tender tiga paket kegiatan pembangunan jalan aspal hotmix dengan sumber DAU tahun ini.
‘’Untuk pekerjaan DAK fisik bidang jalan, masih dalam proses pengerjaan. Ada di wilayah Kecamatan Teramang Jaya dan Selagan Raya. Sedangkan untuk pembangunan jalan hotmix yang bersumber dari DAU di tiga willayah, masih menunggu proses, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah berkontak pekerjaan,’’ demikian Muhammad Yusuf. (Rudi/Adv)