TANTANGAN KEUANGAN di ERA DIGITAL
Oleh : Fajri Pratama, Mahasiswa Universitas Andalas.
ABSTRAK:
Uang merupakan aspek yang sangat penting di kehidupan sekarang. Keberadaan uang menciptakan transaksi yang lebih alternatif daripada sistem barter yang tidak efisien dan tidak cocok untuk digunakan pada masa sekarang karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga sulit untuk menentukan nilai yang sama. Oleh karena itu uang diperlukan untuk menciptakan pertukaran yang setara agar tidak ada pihak yang dirugikan antara satu sama lain.ISI:
Seiring perkembangan waktu, uang telah menjadi aspek ekonomi yang sangat penting. Perkembangan terhadap ilmu keuangan terus berkembang hingga saat ini. Ilmu Keuangan pada dasarnya merupakan pengetahuan dan keterampilan dalam meningkatkan pengambilan keputusan pengelolaan penggunaan uang untuk mencapai kesejahteraan. Dalam pengetahuan keuangan, kita dituntut agar mengelola dan memakai uang sesuai dengan kebutuhan dan menghindari segala aspek yang dapat membuat kita mengalami kerugian.
Uang sendiri pada umunya berbentuk koin yang terbuat dari emas, perak, logam, dan kertas. Sejarah perkembangan bentuk uang telah ada sejak abad ke-6 Sebelum Masehi yang diprakarasai oleh bangsa Lydia dan terus berkembang hingga sekarang. Pada awal penciptaannya, uang terbuat dari campuran emas dan perak. Lalu dilanjutkan oleh bangsa Yunani yang mulai menciptakan uang dari logam pada tahun 560 Sebelum Masehi. Perkembangan terhadap uang terus berlanjut hingga pada tahun 997 Masehi ditemukannya uang yang terbuat dari kertas di daratan China. Penggunaan uang hingga sekarang masih tetap berbentuk koin dan lembaran kertas.
Namun di era sekarang yang serba digital. Membuat uang juga mengalami perkembangan dengan ditemukannya uang digital. Uang digital ini berbeda dengan uang sebelumnya yang dapat digunakan secara langsung dan memiliki bentuk yang dapat dilihat dan dipegang. Sedangkan uang digital berbentuk berupa angka dan untuk menggunakannya kita harus membuka aplikasi yang ada di Smartphone terlebih dahulu.
Dengan adanya uang digital ini tentu memberikan dampak positif seperti tidak perlu repot lagi membawa dompet untuk membawa uang. Cukup dengan membawa Smartphone kita sudah bisa melakukan berbagai transaksi. Bukan hanya itu, dengan uang digital, kita tidak perlu lagi merasa khawatir uang tercecer dijalan karena semua uang telah ada dalam aplikasi yang ada di Smartphone.
Akan tetapi, setiap perkembangan yang terjadi juga akan menciptakan resiko terhadap perkembangan tersebut. Termasuk juga dengan uang digital. Resiko dari perkembangan keuangan di era digital dapat berupa:
1. Resiko keamanan dan privasi. Dengan transaksi keuangan yang semakin sering dilakukan secara digital, keamanan dan perlindungan data menjadi prioritas utama. Ancaman seperti pencurian identitas, peretasan sistem, dan phishing dapat merugikan individu maupun perusahaan secara finansial.
2. Adopsi teknologi baru. Perubahan cepat dalam teknologi seperti blockchain, fintech, dan kecerdasan buatan (AI) memungkinkan inovasi baru, tetapi juga menuntut kita untuk mengikuti perkembangannya agar tidak tertinggal.
3. Regulasi dan kepatuhan. Munculnya teknologi baru sering kali melebihi kemampuan regulasi kita untuk mengaturnya. Untuk itu kita harus memastikan bahwa perkembangan yang terjadi mematuhi peraturan dan kebijakan yang berlaku dalam lingkungan yang terus berubah ini.KESIMPULAN:
Untuk menghadapi tantangan tersebut, tentunya kita harus siap untuk menghadapinya. Kita dapat menangani hal tersebut dengan cara, seperti memberikan Pendidikan dan kesadaran akan financial. Hal ini akan memberikan pemahaman kepada masyarakat luas mengenai cara untuk memanajemen keuangan dan penggunaan uang digital dengan benar.
Perubahan dan perkembangan yang terjadi memang tidak bisa dihindari. Perkembangan yang terjadi ini ditujukan untuk memperbaiki sistem-sistem lama agar memudahkan akses terhadap berbagai hal yang ada, termasuk juga dalam aspek keuangan. Sebagai masyarakat tentunya kita harus menerima dan menggunakan perkembangan tersebut dengan baik dan menghindari segala resiko yang dapat merugikan.