Tekan Laju Inflasi, Kemendagri Minta Kepala Daerah Tak Main-Main
JurnalBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah pusat kembali mengingatkan seluruh kepala daerah untuk tidak lengah dalam mengendalikan laju inflasi. Penegasan itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, Senin (23/2/2026).
Dalam arahannya, Tomsi menegaskan bahwa pengendalian inflasi bukan sekadar rutinitas rapat, melainkan tanggung jawab serius yang berdampak langsung pada daya beli dan kesejahteraan masyarakat.
“Setiap kepala daerah harus serius mengendalikan angka inflasi di wilayahnya masing-masing. Jangan sampai inflasi melonjak dan memberatkan masyarakat,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya langkah konkret dan terukur, mulai dari pemantauan harga kebutuhan pokok, memastikan kelancaran distribusi, hingga memperkuat koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah diminta responsif terhadap potensi kenaikan harga, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan dan perubahan musim yang kerap memicu gejolak harga.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bengkulu turut ambil bagian dalam rapat koordinasi yang digelar secara virtual tersebut. Pemkot Bengkulu diwakili oleh Staf Ahli Walikota, Dewi Dharma, didampingi perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkulu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Bengkulu.
Partisipasi aktif ini menunjukkan komitmen Pemkot Bengkulu dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat. Melalui sinergi bersama aparat penegak hukum dan lembaga statistik, Pemkot berupaya memastikan data inflasi akurat serta kebijakan yang diambil tepat sasaran.
Rakor ini menjadi pengingat bahwa pengendalian inflasi bukan hanya tugas pemerintah pusat, melainkan kerja bersama seluruh daerah. Dengan koordinasi yang kuat dan pengawasan ketat, diharapkan inflasi daerah tetap terkendali dan ekonomi masyarakat terus bergerak stabil sepanjang 2026.