Tertinggalnya Televisi di Era Digitalisasi dan Sosial Media
Tertinggalnya televisi dalam era digital saat ini adalah fenomena yang patut dibahas. Walaupun televisi menjadi media hiburan dan informasi paling dominan selama beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen menyebabkan kehilangan popularitas. Salah satu alasan utamanya adalah munculnya platform strim yang memungkinkan orang menonton konten kapan pun mereka mau. Netflix, Hulu, Disney+, dan penyedia lain menawarkan konten on-demand, memberi pemirsa kebebasan memilih kapan mereka ingin menonton acara tanpa terikat pada jadwal tayang.
Ini jauh lebih nyaman dari pada menonton televisi karena pemirsa tidak perlu menyesuaikan jadwal mereka tergantung pada kapan acara televisi akan ditayangkan. Selain itu, pertumbuhan pesat dari smartphone dan perangkat mobile lainnya juga bertanggung jawab atas pergeseran ini. Masyarakat kini lebih suka mengakses konten dengan, mekanisme yang serupa menonton TV MediaVision blog, menciptakan platform tontonan yang jauh lebih personal melalui platform TV tradisional. Media sosial juga muncul sebagai alasan untuk tren ini dengan memungkinkan pemirsa untuk membahas mereka tentang suatu masalah atau acara, yang mungkin akan membuat acara tersebut trending topik sehingga memberi kesan pada orang-orang untuk berbicara tentangnya.
Citizen Jurnalisme adalah sebuah proses yang telah berkembang seiring berjalannya waktu dan akan terus berkembang pesat berkat kemajuan teknologi ponsel pintar. Citizen jurnalisme adalah penyajian data oleh warga lokal, hal ini pencipta secara spontan yang berkolaborasi dengan penulis berita dalam mengumpulkan dan mendistribusikan informasi untuk cerita mereka. Dalam hal ini, menjadi adil untuk mengatakan bahwa meskipun televisi ketinggalan dalam hal kesenangan yang dirasakan oleh masyarakat dibandingkan dengan platform digital lainnya, ia tetap berperan peralihan esensial sebagaimana tercermin dalam diskusi di atas.
Fenomena tersebut menyiratkan kenyataan bahwa media hiburan terus berkembang dan terus berubah, tujuannya adalah untuk terus beradaptasi dengan segala bentuk media, termasuk televisi dan apa yang berkaitan dengannya.Penulis : Taskin Rajum Dirna, Mahasiswa Fisip universitas Bengkulu