Terus Upayakan Pencegahan Stunting, Dinkes Mukomuko Beri Asupan Gizi Ke Anak
Mukomuko, Jurnalbengkulu.com - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan upaya pencegahan dan menurunkan angka stunting pada balita yang ada didaerah. Salah satu upaya pencegahan selain melakukan pemeriksaan dan pengukuran yakni dengan memberikan asupan gizi untuk balita dan anak.
Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko menyebutkan dari jumlah 11.363 anak usia 0 sampai 59 bulan sebanyak 9.351 anak telah dilakukan pemeriksaan dan dilakukan pengukuran tinggi badan.
“Sudah kita lakukan pemeriksaan dan pengukuran anak-anak khususnya balita yang ada di daerah ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo ketika dikonfirmasi, Kamis (20/10/2022).
Menurutnya, stunting pada balita ini disebabkan dari kurangnya asupan gizi yang diterima oleh janin dan balita. Stunting (pendek) adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis atau menahun terutama dalam 1000 hari pertama sejak janin dalam kandungan sampai anak usia 2 tahun. Untuk pengurangan angka stunting tersebut ratusan anak telah diberikan asupan gizi secara gratis berupa biskuit, vitamin dan lainnya.
“Pemberian asupan gizi selama 90 hari kepada anak yang telah diukur dan diketahui pendek dan sangat pendek, dan Alhamdulillah ada penurunan angka stunting di daerah ini,”katanya.
Ditambahkan Bustam bahwa belum seluruh anak dindaerah ini dilakukan pengukuran tinggi badan di Posyandu. Hal ini dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membawa anak-anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Banyak orang tua yang tidak membawa anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat. Kita harapkan pro akif semua pihak agar orang tua yang memiliki anak balita dibawah ke faskes untuk dilakukan pemeriksaan dan diukur tinggi badan,”pungkasnya (Adv/Rudi)