Bumdes Sari Barokah Menuju Batas Kesuksesan, Kades Harap Terus Tunjukan Dampak Positif Pada Masyarakat
Mukomuko – BUMDes Sari Barokah di Desa Mekarsari, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, terus menunjukkan perkembangan positif dalam usahanya. Kepala Desa Mekarsari, Hasan Asmuni berharap lembaga ini dapat menjadi pionir ekonomi di desa Mekarsari ini, Selasa, 22/ 07/ 2025.
BUMDes Sari Barokah semenjak didirikan pada tahun 2017 sebagai respons terhadap UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permen desa No. 4 tahun 2015 tentang pendirian, pengurusan, dan pengelolaan BUMDes. “BUMDes Mekar Sari dapat menjadi lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah Desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa,” jelas Asmuni.
"Awalnya usaha hanya bergerak di bidang jual Gas LPG dan Sewa Tenda, kini BUMDes Mekar Sari telah berkembang dengan Empat jenis usaha:
1. RAM.
2. Pertamini, untuk minyak Pertalite.
3. LPG
4. Sewa Tenda Pesta.
"Perkembangan ini didukung oleh penyertaan modal awal dengan Dana Desa (DD) sebesar 150 juta rupiah pada usaha pertama nya. Sekarang telah mencapai ke untungan dari modal dari Perkembangan BUMDes, kini telah mencapai kisaran 250 juta rupiah.
"Keberadaan BUMDes Sari Barokah telah memberi dampak positif bagi Desa Mekarsari, di antaranya:
– Mendapat apresiasi dari Kemendes.
– Menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 10 orang
– Berkontribusi pada pendapatan desa sekitar 8 juta rupiah per tahun“Semoga BUMDes Sari Barokah semakin berkembang ke depannya dan dapat menjadi pilar kegiatan ekonomi di Desa Mekarsari, ungkapnya, di ruang kerjanya.
Lebih Lanjut, Kades Mekarsari Hasan Asmuni mengungkapkan, bahwa pihak Desa telah menyalurkan dana sebesar Rp150 juta kepada Ketua BUMDes setempat. Anggaran ini digunakan untuk Usaha guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Alhamdulillah sekarang sudah terlihat perkembangan nya, yang saya ketahui sekarang yaitu, RAM Telah mencapai 9 Juta per bulan, untuk Pom mini, Sewa Tenda dan LPG belum tahu sepenuh hasil nya, untuk PAD Tahun 2024 kemaren sudah dapat bagian nya untuk Desa, alhamdulillah udah masuk di PAD Desa 8 Juta rupiah, jelas Asmuni.
"Adapun hasil usaha Bumdes ini akan kita bagi kan sesuai dengan regulasi yang ada yang tertuang dalam Perdes sesuai dengan Musdes dulunya, adapun hasilnya kita bagikan 40% untuk modal, 25% PAD, 5% sosial, 5% pendidikan, 25% untuk honor pengurus.
“Kami berharap alokasi dana ini dapat lebih dimanfaatkan lagi secara optimal untuk mendukung ekonomi warga dan meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.
Program Dana Desa menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan kemandirian ekonomi desa. Dengan adanya alokasi khusus untuk BUMDes, diharapkan perekonomian desa semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Mekarsari ini, tutupnya.(Rp).