Dedy Wahyudi Minta Pelayanan Maksimal: Kelurahan dan Puskesmas Tak Boleh Sepi Petugas
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Dedy menegaskan masih banyak “Pekerjaan Rumah” (PR) yang harus segera dituntaskan demi meningkatkan kesejahteraan warga. Ia menekankan pentingnya solidaritas, ketulusan, serta kehadiran nyata aparatur di tengah masyarakat.
“Kami berharap betul kepada seluruh Bapak-Ibu semua, mari tingkatkan solidaritas, mari kita layani masyarakat dengan hati yang ikhlas, hati yang tulus,” ujar Dedy bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan dasar. Menurutnya, kehadiran aparatur di lini terdepan seperti kelurahan dan fasilitas kesehatan harus benar-benar dirasakan masyarakat.
“Jangan ada masyarakat mengeluhkan ketika datang ke kelurahan, lurahnya tidak ada. Datang ke Puskesmas, tidak ada dokternya. Datang ke pelayanan, tidak dilayani dengan baik,” tegasnya.
Selain itu, Dedy turut memberikan peringatan terkait sanksi bagi ASN yang lalai dalam menjalankan tugas. Pemerintah Kota Bengkulu, kata dia, tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran prosedur pelayanan.
“Kalau itu yang terjadi, mohon maaf, nanti akan ada konsekuensi bagi mereka yang tidak kerja dengan baik,” tambahnya.
Pesan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen menghadirkan birokrasi yang responsif, disiplin, dan benar-benar hadir dalam melayani masyarakat.