Dewan Provinsi Bengkulu Minta Masyarakat Jaga Toleransi Sikapi Perbedaan Awal Puasa
Jurnalbengkulu.com - Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dalam menyikapi potensi perbedaan awal Ramadan 1445 H/2024 M.
“Mari kita persiapkan Ramadan ini dengan sebaik-baiknya. Meskipun ada perbedaan awal Ramadan, tetap menjaga kebersamaan dan toleransi,” ujar Dempo, merespons adanya potensi perbedaan tersebut.
Masyarakat diminta untuk tetap menjaga toleransi menyikapi perbedaan penetapan awal Ramadan oleh PP Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada Senin, 11 Maret, menggunakan metode hisab, sementara NU juga melakukan rukyat atau pengamatan hilal dan hampir dipastikan akan mengawali puasa pada Selasa, 12 Maret
“Umat Islam diimbau untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan toleransi dalam menyikapi potensi perbedaan penetapan 1 Ramadan 1445 Hijriah/2024 Masehi,” tambah Dempo.
Dalam konteks ini, Dempo juga mengingatkan bahwa tahun sebelumnya, terjadi perbedaan tanggal dalam penetapan awal puasa dan Hari Raya Idul Fitri antara Muhammadiyah dan NU, namun hal tersebut tidak boleh mengganggu persatuan umat Islam.
Saatnya bagi umat Islam untuk memperkuat tali silaturahmi dan semangat persaudaraan, serta menjaga kebersamaan dalam merayakan bulan suci Ramadan, tanpa terpengaruh oleh perbedaan pendapat dalam penetapan awal Ramadan. (Adv)