Dinilai Arogan, Pemdes Bunga Tanjung Sayangkan Tindakan PT Agro Muko
Mukomuko - Nasib dari RL pria (53) warga di Desa Bunga Tanjung Kecamatan Teramang Jaya, Kab Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tidak ditahan Polres Mukomuko, usai ditangkap tangan kerena diduga mengambil brondolan sawit di perkebunan milik PT. Agro Muko yang berlokasi di desa Bunga Tanjung.
Menurut keterangan terhimpun dari petugas keamanan PT agro, Pelaku diduga mengambil brondolan sawit di perkebunan perusahaan PT Agro itu, hanya seorang diri. Dengan bermodalkan kendaraan sepeda motor serta satu karung berondolan sawit, pelaku membawa berondolan sawit dari kebun perusahaan PT Agro, Senin (01/05/2023).
Aksinya keburu tercium oleh Satpam perusahaan, yang melihat adanya kejanggalan dilapangan. Setelah diselidiki, akhirnya Satpam itu menemukan pria tersebut sedang membawa berondolan sawit dari kebun PT Agro.
"Akhirnya pelaku ditangkap oleh karyawan perusahaan (satpam) serta barang bukti hasil pencuriannya dan serta di laporkan ke pihak berwajib, dan di bawa ke Polres Mukomuko untuk di mintak keterangan lebih lanjut", pungkasnya.
Menurut keterangan kepala desa ( Kades) Fendrianto sikap dari Perusahaan PT agro tersebut terlalu arogan, "seharusnya pihak perusahaan memberitahu kan kepada pemerintahan desa terlebih dahulu sebelum di serahkan atau di laporkan kepada pihak berwajib", ungkap Fendrianto.
Fendrianto sangat menyayangkan atas sikap yang di ambil oleh pihak PT Agro tersebut, "kami pemerintahan Desa Bunga tanjung, telah kehilangan warga Desa kami, setelah dapat laporan dari kepala Dusun ( Kadus) warga tersebut sempat di kabar kan hilang, ternyata telah di tahan dan di laporkan oleh pihak perusahaan PT Agro".
Atas arogansi pihak PT agro tersebut warga langsung menahan salah satu pimpinan perkebunan kelapa sawit PT Agro yaitu Asisten. Aksi yang dilakukan warga, menuntut agar dapat di kembalikan warga yang di laporkan oleh pihak PT agro ke Polres Mukomuko, agar dapat di kembalikan kepada anak dan istri nya, ungkap Kades.
Lanjut fendrianto, "0Semula nya saya tidak tau atas di tahan nya salah satu pimpinan PT agro tersebut dan di bawa oleh warga ke kantor desa, setelah di sampaikan oleh warga desa saya kepada saya baru lah saya tau atas telah di tahan nya salah satu pimpinan PT agro tersebut".
"Saya selaku Kades, atas telah di tahannya salah satu pimpinan pihak perusahaan tersebut oleh warga desa Bunga Tanjung, kami dari pemerintahan desa, akan segera mengamankan salah satu pihak perusahaan tersebut, dan akan menenangkan suasana, agar tidak ada anarkis dalam aksi tersebut. Tutup kades.
Diketahui, Polsek dan Camat Setempat ikut serta dalam pengamanan Asisten PT agro Muko tersebut. ( Rudi)