DPRD dan Pemkab Lebong Bersinergi, Perkuat Program Percepatan Penurunan Stunting
JurnalBengkulu.com, Lebong - DPRD Kabupaten Lebong bersama Pemerintah Kabupaten Lebong dan perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Bengkulu menggelar rapat koordinasi bertajuk “Membangun Sinergitas dan Konsolidasi dalam Program Bangga Kencana”. Kegiatan ini bertujuan memperkuat upaya pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Lebong.
Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Lebong dengan mengusung tema “Bersinergi, Berkolaborasi untuk Lebong Bebas Stunting”.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Lebong, H. Azhari, S.H., M.H., Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si., serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lebong, Eropa, S.E.
Dari unsur legislatif, hadir Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lebong, Sriwijaya, dan Ketua Komisi III, Alfi Haryono. Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu juga turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting di daerah.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan BKKBN dalam meningkatkan kualitas keluarga serta mendorong upaya pencegahan stunting sejak dini.Upaya tersebut diarahkan pada empat fokus utama, yakni mewujudkan keluarga berkualitas, menciptakan anak yang sehat sebagai generasi penerus bangsa, mencegah stunting sejak dini, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor menuju Kabupaten Lebong bebas stunting.
Melalui koordinasi dan konsolidasi program yang lebih terarah, seluruh pihak diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan, mulai dari edukasi kepada masyarakat hingga penguatan peran keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi dan kesehatan anak.
Kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan BKKBN Provinsi Bengkulu diharapkan menjadi langkah nyata dalam menekan angka stunting sekaligus mendukung terwujudnya generasi Lebong yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.(Adv)