Harga Daging Segar Di Bengkulu Masih Menjadi Sorotan
Jurnalbengkulu.com - Berdasarkan data dari Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, harga daging segar yang beredar di pasaran masih berada di angka yang wajar Pasalnya, modal dari peternak sendiri diakui sudah mahal.
Peternak hanya mendapatkan kurang dari setengah juta per ekor. Pemerintah Kota tidak akan tinggal diam, Pemerintah Kota akan terus mengawasi harga daging sapi segar agar tidak melonjak menjelang ramadhan yang akan tiba dalam beberapa bulan kedepan. Hal tersebut disampaikan Penjabat Walikota Bengkulu Budiman Ismaun ketika diwawancarai media ini, Senin (16/4/2018).
Berikut Peringkat 5 teratas harga daging termahal di Indonesia di Minggu ke-4 Bulan Maret
2018:
1. Tanjung Selor: Rp 150.000,-/kg
2. Tanjung Pinang: Rp 140.000,-/kg
3. Jayapura: Rp 140.000,-/kg
4. Banda Aceh: Rp 130.000,-/kg
5. Bengkulu: Rp 126.667,-/kgSedangkan Harga Daging yang sesuai dengan Peraturan Kemeterian Perdagangan Republik
Indonesia sebagi berikut:
1. Daging Beku: Rp 80.000/kg
2. Daging Sapi Segar/chilled:
a. Paha Depan: Rp 98.000/kg
b. Paha Belakang: Rp 105.000/kg
c. Sandung Lamur: Rp 80.000/kg
d. Tetelan: Rp 50.000/kgSementara itu, Kepala Divre Perum Bulog Bengkulu Dedi Sabetra akan usulkan Pemerintah buat Tim Independen guna selidiki polemik harga daging sapi segar. Hal tersebut disampaikan Dedi ketika dimintai tanggapan via Jejaring Whatsapp
Dimintai tanggapan mengenai harga daging sapi segar yang masih menjadi sorotan, Dedy menilai bahwa harga daging segar masih terbilang mahal. Pasalnya harga jual daging sapi segar di Bengkulu melebih Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Beliau juga mengatakan seharusnya Pemerintah membuat Tim Independen untuk mencari dimana letak kesalahan hingga harga daging begitu mahal saat ini. (Alf/TO)