Hari Jadi Kabupaten Tanggamus Ke-24, Ini Capaian dan Prestasi Era Bupati Dewi Handajani
Tanggamus, Jurnalbengkulu.com - Pemerintah Kabupaten Tanggamus menyelenggarakan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 24 Kabupaten Tanggamus, di Ruang Rapat Utama Pemkab Tanggamus, Senin (22/3/2021). Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Wakil Bupati Hi. AM.Syafi'i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Forkopimda Tanggamus, Sekdakab, Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta seruluh OPD dan Camat melalui virtual meeting.
Dalam sambutannya, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik para Pimpinan dan Aggota Legislatif, Forkopimda, para birokrat, instansi vertikal, swasta serta seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk memajukan masyarakat Tanggamus.
Bupati juga menyampaikan bahwa telah banyak penghargaan yang diraih oleh Kabupaten Tanggamus, dan beberapa yang terakhir, diantaranya:
1. Kembali meraih predikat WTP dari BPK RI untuk yang kelima kalinya.
2. Kabupaten Cukup Peduli HAM Tingkat Basional.
3. Penganugerahan Innovative Government World (IGA) Tahun 2020 Kategori Kabupaten Sangat Innovatif dari Kemendagri.
4. Pelaksanaan Terbaik Program Kampung Iklim Utama dari Kementerian LH yang diraih oleh Pekon Ngarip, Kecamatan Ulubelu.
5. Penghargaan Terbaik I Pembangunan Daerah Pangripta Saburai Kategori Kabupaten Tingkat Provinsi Lampung.Dengan mengusung tema "Wujudkan Kabupaten Tanggamus Maju dan Keren", Bupati Hj. Dewi Handajani, juga menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, bahwa Kabupaten Tanggamus telah berdiri selama 24 tahun.
"Berkat rahmat Allah SWT, 24 tahun yang lalu, atau tanggal 21 Maret 1997, Kabupaten Tanggamus secara resmi berdiri. Tidak terasa Kabupaten Tanggamus telah berusia dewasa, yaitu 24 tahun adalah rentang perjalanan waktu yang penuh dengan romantika dan dinamika sejarah," kata Bupati.
Bupati juga mengungkapkan, bahwa dirinya juga telah hampir 18 tahun berkarya dan mengabdi di Bumi Begawi Jejama ini.
"Baik selaku istri Pemimpin Daerah, dan saat ini sebagai Kepala Daerah."Dimasa kepemimpinan Saya lah kita alami suatu masa yang sangat sulit yaitu pandemi Covid 19. Suatu kondisi yang menerpa seluruh dunia, bukan saja di Kabupaten Tanggamus tercinta ini," ungkap Bupati.
Lanjut Bupati, semua sektor terkena dampaknya, khususnya sektor ekonomi, sosial dan budaya. Termasuk sektor politik di Kabupaten Tanggamus pun terkena dampaknya.
"Dimana pada tahun lalu akibat pandemi yang melanda terjadi penundaan Pemilihan Kepala Pekon yang cukup lama. Namun berkat rahmat Allah jualah sehingga semua permasalahan akibat penundaan tersebut dapat terselesaikan dan kita wajib bersyukur bahwa Pilkakon telah selesai dilaksanakan pada tanggal 16 desember 2020."Atas pelaksanaan Pilkada serentak yang berlangsung aman, kondusif dan sukses dengan persentase partisipasi sebesar 78% dari 306.760 pemilih. Bahkan beberapa waktu lalu kita mendapat piagam penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada Serentak dengan jumlah terbanyak yaitu 220 pekon, dan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan Covid 19," imbuh Bupati.
Bupati mengajak semua pihak agar dapat menjadikan hari jadi ke-24 Kabupaten Tanggamus sebagai momentum untuk terus berjuang, berkarya, dan bekerja sama. Agar cita-cita mewujudkan Tanggamus yang Tangguh, Agamis, Mandiri, Unggul dan Sejahtera dapat segera tercapai.
"Peringatan hari jadi ini juga merupakan wahana bagi kita untuk melakukan refleksi atas kinerja pembangunan dan pemerintah secara objektif selama perjalanan kurun waktu tahun lalu. Setiap keberhasilan yang telah dicapai agar terus dipertahankan dan ditingkatkan."Sedangkan program-program daerah yang belum dicapai, haruslah menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk terus bersama-sama bekerja keras mencapainya kita harus memiliki komitmen untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik. Dengan kekompakan, suasana damai dan kondusif, insyaallah segala usaha akan dapat berhasil," harap Bupati.
Pada kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan bahwa dimasa pandemi ini, peringatan HUT ke 24 Tahun ini dilaksanakan secara sederhana, namun hendaknya penuh makna dan bermanfaat bagi warga masyarakat yang memang sedang dilanda kesusahan dan kesulitan.
"Pada hari ini kita melaksanakan pemberian santunan kepada anak yatim, yang membutuhkan pertolongan dan belaian kasih sayang dari kita. Sesuatu yang tidak mungkin lagi didapatkan dari orangtuanya yang telah tiada."Jika kita melihat seseorang yang penyayang kepada anak-anak yatim dan menyantuni mereka maka orang tersebut adalah seorang yang berbudi dan berakhlak mulia, kasih sayang berbuat baik kepada anak yatim adalah sebagian dari akhlak dan moralitas orang-orang mulia," kata Bupati.
Dalam peringatan tersebut, dilakukan pemotongan tumpeng, oleh Bupati, Forkopimda dan seluruh jajaran yang ada. (Aswan/Prw)