Hidup adalah fenomena yang kompleks dan dinamis di alam semesta ini. Secara umum, kehidupan Merujuk pada segala sesuatu yang memiliki keberadaan, keberanian untuk bergerak, serta memiliki kebutuhan untuk mempertahankan eksistensinya. Di alam ini, kita dapat menemukan beragam entitas kehidupan, termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan. Elemen ketiga ini tersebar luas di berbagai lingkungan, membentuk jaringan kehidupan yang rumit dan saling menguntungkan
Bagi manusia, kehidupan memiliki dimensi yang sangat personal dan bervariasi. Manusia memiliki rentang emosi yang luas, mulai dari kesedihan, kebahagiaan, hingga penderitaan. Setiap perasaan itu merupakan bagian integral dari pengalaman hidup manusia. Namun, yang membedakan manusia dari makhluk lainnya adalah ketergantungan mereka satu sama lain dalam menjalani kehidupan. Manusia adalahmakhluk s
Dalam kompleksitas kehidupan ini, manusia juga mempunyai tanggung jawab moral untuk merawat dan menjaga keseimbangan ekosistem di mana mereka hidup. Keberadaan manusia harus selaras dengan keberadaanmakhluk lainnya dan lingkungan sekitarnya. Hanya dengan saling menghormati dan bekerja sama.
Politik adalah salah satu usaha yang berkaitan dengan bidang pemerintah untuk mencapai tujuan bersama. Politik juga dikatakan salah satu cara untuk mencapai keputusan dalam satu kelompok. Karena manusia itu hidup berkelompok, maka manusia dalam hidup tidak lepas dari politik. Politik sangat diperlukan dalam hidup karena bisa saja hidup tanpa politik, kita akan dibodoh-bodohi oleh orang lain. Misalnya kita membutuhkan cara untuk menyelesaikan satu masalah dalam kelompok kita, maka kita cari cara bisa saja negoisasi, mediasi dan lainnya. Cara itu yang dinamakan politik.
Politik tidak hanya merupakan domain pemimpin, tetapi juga melibatkan setiap individu dalam memajukan kelompoknya. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, kita secara tidak langsung terlibat dalam politik. Misalnya, ketika kita dihadapkan pada masalah, terkadang lebih bijaksana untuk menahan diri daripada bertindak gegabah. Kita harus mempertimbangkan dampaknya terhadap diri sendiri dan orang lain sebelum bertindak. Mengenali batasan kemampuan kita dan mengukur potensi penyelesaian masalah adalah langkah politik yang bijak. Dengan demikian, politik bukan hanya urusan pemimpin, tetapi juga tanggung jawab setiap individu dalam membangun masyarakat yang lebih baik
Sebuah kutipan dari seorang guru menegaskan bahwa dalam keadaan terdesak, seseorang haruslah mengutamakan keselamatan dirinya sendiri. Penulis pernah mengalami situasi serupa dan bertindak sesuai dengan prinsip tersebut. Meski terkesan egois, namun menghindari potensi bahaya adalah keputusan bijak. Tindakan ini merupakan contoh dari politik individu dalam menghadapi tantangan kehidupan. Dalam konteks ini, prioritas terhadap keselamatan diri bukanlah tindakan egois, melainkan langkah yang bijak untuk menjaga kesejahteraan pribadi. Kesimpulannya, politik kehidupan seringkali mengajarkan bahwa keselamatan dan keamanan pribadi haruslah menjadi prioritas utama dalam mewujudkannya.
Banyak orang yang skeptis terhadap politik, menganggapnya sebagai alat untuk berbohong demi kepentingan kelompok tertentu. Dalam pandangan umum masyarakat, politik sering dianggap kotor karena di dalamnya segala cara dihalalkan untuk mencapai tujuan kelompok. Politik dipandang sebagai medan di mana persahabatan sementara dapat berubah menjadi musuh dalam sekejap. Konsep “tidak ada kawan yang abadi” menjadi landasan dalam politik, di mana kesetiaan sejati hanyalah pada kepentingan. Kepentingan kelompok, atas nama kehidupan berkelompok, dianggap sebagai prioritas utama.
Namun, penting untuk diingat bahwa politik tidak selalu hitam putih. Meskipun terdapat praktik-praktik yang mengecewakan, namun politik juga menjadi sarana untuk mewujudkan perubahan positif bagi masyarakat. Keputusan politik dapat mempengaruhi kebijakan yang mendukung kesejahteraan bersama dan kemajuan sosial. Oleh karena itu, meskipun politik seringkali dicetuskan oleh ambisi dan intrik, namun dalam konteks yang tepat, politik juga dapat menjadi alat untuk memperjuan
Kepentingan-kepentingan tersebut baik secara individu maupun kelompok merupakan salah satu cara untuk mencapai tujuan yang akan dicapai dalam kelompok. Begitu juga kepentingan pribadi kita, banyak juga orang menghalalkan segala cara untuk kepentingan pribadi dirinya. Penulis pernah melihat seseorang yang menjual tampang dirinya demi kepentingan dirinya lancar, dia membodoh-bodohi orang lain agar tujuan pribadi dia tercapai. Banyak korban yang telah dia sakiti karena dirinya itu baik, manis serta merendah di awalnya. Ketika tujuan dia dicapai maka dia membuang orang tersebut.
Contoh diatas merupakan salah satu contoh politik yang dilakukan oleh seseorang. Sebenarnya hal tersebut tidak dapat disalahkan karena hal itu adalah salah satu hal yang baik untuk dirinya. Tetapi menurut penulis cara tersebut adalah salah satu politik yang kotor dengan memanfaatkan orang lain demi dirinya sendiri. Ketika orang itu sudah tidak berguna lagi, dia dengan seenak jidatnya membuang orang tersebut dalam banyak masalah. Pembuangan tersebut merupakan salah satu cara yang membuat orang lain sakit hati pada kita.
Untuk itu dalam berpolitik dengan orang lain, gunakanlah cara yang baik, gunakanlah hati serta pikiran yang baik karena suatu saat ketika orang lain tahu kebusukan kita, kita sendiri yang akan menjadi malu. Hidup kita sebenernya kita tidak boleh ditebak oleh orang lain, karena ketika kita sudah di cap oleh orang lain menjadi jahat, maka kita akan terkenal dengan jahat kita. Ketika kita dicap oleh orang lain menjadi baik, maka kita akan lebih baik. Ada masanya untuk jahat ketika memang diperlukan tetapi tidak membekas bagi orang lain. Hati-hati dalam berpolitik karena cara yang baik untuk diri kita itu ditentukan oleh diri kita sendiri. Kemana kita arahkan diri kita, kemana kita arahkan politik kita, kita sendiri yang menentukan.
Penulis Adalah Maulana Ramadani, Mahasiswa Jurusan Sastra Minangkabau Universitas Andalas.