Jeruk Nipis dan Kesehatan : Buah Sederhana, Manfaat Luar Biasa dala Pengobatan Tradisional
Oleh : Jessie Andressa, Mahasiswi Universitas Andalas
Kondisi sehat memang menjadi harapan utama bagi setiap individu. Kondisi sehat merupakan suatu keadaan tubuh, pikiran, dan emosi seseorang berfungsi dengan optimal tanpa adanya penyakit yang mengganggu. Penting untuk menjaga kondisi sehat untuk mencegah timbulnya penyakit agar seseorang bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Sebab terjadinya perbedaan antara masyarakat tradisional dan masyarakat modern yakni pada masyarakat tradisional ini dipercaya penyebab timbulnya penyakit ada hubungannya dengan tahayul dan hal-hal yang magis. Sedangkan pada masyarakat modern ini tidak seperti pada masyarakat tradisional tetapi dengan diagnosa medis atau pengetahuan penyebab dari
sebuah penyakit bagi penderitanya.Kita sebagai masyarakat di Indonesia dari zaman dahulu sudah mengetahui berbagai macam pengetahuan yang memiliki makna juga peran yang cukup besar dalam perkembangan masyarakat modern saat ini yang mampu dalam mempercayai hal-hal tentang alam. Seperti pengetahuan tentang tumbuhan yang memiliki kandungan zat sebagai alternatif untuk penyembuhan suatu penyakit. Masyarakat memiliki caranya sendiri dalam pemanfaatan flora.
Masyarakat Indonesia juga sangat menjunjung tinggi nilai budaya serta kearifan lokal dengan mempercayai keyakinan dari nenek moyang dalam upaya pengobatan penyakit dengan menggunakan tanaman sebagai pengobatan tradisional yang dialami masyarakat setempatnya.
Tumbuhan yang banyak dimanfaatkan masyarakat setempat salah satunya adalah jeruk nipis.Jeruk nipis atau Citrus aurantifolia Swing, yakni buah yang sederhana berwarna hijau kekuningan sering kali dianggap remeh namun memiliki manfaat yang luar biasa dalam pengobatan tradisional. Jeruk nipis ini juga tanaman obat yang subur dan mudah dijumpai di
Indonesia. Dalam pemanfaatannya jeruk nipis menjadi eksploitasi etnomedisin di masyarakat setempat dalam pengobatan tradisional. Mungkin selama ini yang kita ketahui bahwa jeruk nipis hanya digunakan sebagai penambah citra rasa makanan dan pengawet makananan saja,
ini disebabkan karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang kegunaan dan manfaat dari
jeruk nipis. Jeruk nipis didalamnya mengandung flavonoid yang memiliki efek antipiretik yang dapat menghambat pertumbuhan dari bakteri. Jeruk nipis merupakan tanaman herbal yang memiliki khasiat sebagai obat untuk menurunkan demam, obat batuk, peluruh dahak serta
membantu proses pencernaan.Jeruk nipis juga mengandung berbagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama vitamin C, serat, dan antioksidan. Vitamin C adalah nutrisi penting dalam jeruk nipis
yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melindungi tubuh dari infeksi, dan mempercepat penyembuhan luka. Antioksidan dalam jeruk nipis membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan penyakit. Selain itu, jeruk nipis juga mengandung serat yang baik untuk pencernaan, serat membantu mengatur pencernaan dan mencegah sembelit. Jeruk nipis juga dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti kembung dan sakit perut.Berdasarkan penjelasan tersebut bisa kita lihat relevansinya dengan artikel yang saya baca yaitu pengobatan tradisional di Nagari Pilubang, Kec. Sungai Limau, Kabupaten Padang
Pariaman. Masyarakat setempat di kanagarian pilubang ini dalam kehidupannya yang erat dengan kepercayaan terhadap tahayul dan hal-hal yang ghaib. Hal inilah yang mempengaruhi masyarakat setempat dalam usaha mencegah dan mengobati penyakit. Masyarakatnya juga yakin jika melanggar hal-hal yang tabu atau pantangan. Apabila pantangan tersebut sengaja dilanggar makhluk-makhluk halus itu akan marah lalu akan ada datang penyakit yang menimpa, penyakit tersebut berupa demam. Masyarakat setempat biasanya berobat ke dukun atau orang pandai dengan menggunakan bahan dan ramuan alami jeruk nipis juga disertai
dengan jampi-jampi atau doa yang mereka yakini bisa menyembuhkan penyakit demam itu.
Hal ini menjadi pengetahuan yang harus diketahui masyarakat setempatnya bahwa didalam jeruk nipis mengandung flavonoid memiliki efek antipiretik inilah yang bias menghambat demam, bukan dari jampi-jampi atau doa yang dibaca dukun.Bisa kita lihat relevansinya dengan artikel yang sudah saya baca juga yaitu pada
kebiasaan masyarakat di Desa Karanglo Kidul mereka menggunakan jeruk nipis ini sebagai obat batuk. Batuk biasanya disebabkan oleh beberapa hal seperti asap rokok, asap kendaraan, debu yang apabila terjadi perubahan suhu lingkungan secara mendadak juga bisa menjadi faktor batuk. Hingga di zaman sekarang mereka percaya karena nenek moyang mereka secara turun temurun masih menggunakan air perasan jeruk nipis dan kecap sebagai obat penyembuhan batuk. Jeruk nipis memiliki kandungan kimia yang bermanfaat sebagi obat batuk
seperti vitamin C, mineral, dan flavonoid yang memiliki manfaat sebagai antibakteri, antioksidan serta pelangsing dahak, khasiat didalamnya yang bias mengobati batuk.Begitu banyak manfaat dari jeruk nipis sebagai obat tradisional dari masing-masing daerah yang mereka percayai. Meskipun jeruk nipis memiliki manfaat yang luar biasa tetapi tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, karena mengkonsumsi jeruk nipis secara berlebihan
bisa menyebabkan iritasi pada lambung terutama pada orang yang memiliki masalah lambung
yang sensitif. Oleh sebab itu, disarankan untuk mengkonsumsi jeruk nipis secara terbatas dan sesuai dengan kebutuhan saja.