KAMMI Bengkulu Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM
Jurnalbengkulu.com - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslin Indonesia (KAMMI) Bengkulu menggelar aksi demo di depan Gedung Kantor DPRD Provinsi Bengkulu terkait kebijakan pemerintah pusat perihal kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite, Rabu (4/4/2018).
Aksi demo ini dipimpin oleh Khairil Ikhsan dengan jumlah massa puluhan orang ini merupakan bentuk kekecewaan KAMMI kepada legislatif yang terkesan tak peduli dengan kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, 24 Maret harga BBM jenis Pertalite naik sebesar Rp 200 menjadi Rp 7.800, tak lama sebelumnya pada 20 Januari pemerintah juga menaikkan BBM jenis Pertalite Rp 100.
Adapun tuntuan dalam aksi ini adalah :
- Menuntut Pemerintah menjamin ketersediaan BBM bersubsidi untuk masyarakat miskin
- Menuntut Pemerintah mengambil alih pengaturan Harga BBM
- Menolak kenaikan Harga BBM yang menyengsarakan Rakyat
- Mendesak DPRD Provinsi untuk menyampaikan dan memperjuangkan tuntutan masyarakat ke Pemerintah Pusat tentang kenaikan BBM."Mengapa pak BBM Naik, padahal negeri ini mempunyai sumber daya yang cukup. Tongkat dan batu bisa jadi tanaman tapi mengapa kebijakan seakan mencekik dan menyengsarakan rakyat" teriak Ade Putra dalam orasinya.
Dalam hal ini, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Sri Rejeki menanggapi dan mendengarkan aspirasi para pendemo.
"Saya sangat mengapresiasi tindakan adik-adik yang menyampaikan aspirasinya sesuai aturan dan tertib. Kami akan menyampaikan aspirasi adik-adik besok akan menyampaikan aspirasi kepada Pemangku kebijakan yaitu DPR RI bahwasannya masyarakat Bengkulu merasa tersiksa, tidak terima jikalau BBM naik" jelas Sri.
Aksi yang digelar KAMMI Bengkulu ini berlangsung damai dan dikawal aparat kepolisian (Alf)