Pelaksanaan Pencegahan Stunting, Sekcam Apresiasi Pemdes Lubuk Selandak
Mukomuko - Sekcam Teramang jaya, Kabupaten Mukomuko, provinsi Bengkulu, Wagimin (13/12/2023) memberikan apresiasi kepada pemerintah Desa Lubuk selandak, terkait penguatan pencegahan dan penurunan angka stunting melalui sosialisasi kepada warga masyarakat di desa Lubuk selandak.
Dalam kegiatan tersebut dengan di hadiri, Tenaga kesehatan dari UPTD puskesmas pasar bantal, Sekcam Teramang jaya, kades Lubuk selandak, BPD, berserta perangkat desa, dan masyarakat yang terdiri dari Ibu hamil dan ibu punyai Belita.Dikatakan wagimin, pelaksanaan sosialisasi penanganan dan pencegahan kasus stunting tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kader PKK, kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM) mengenai permasalahan kasus stunting, ungkapnya.
Dirinya menyebutkan melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang faktor-faktor penyebab stunting, cara pencegahanya, baik tingkat individu, keluarga, hingga tingkat masyarakat secara umum. Peran aktif dari seluruh kader tersebut sangat penting, apalagi para kader ini merupakan ujung tombak yang berada di tengah masyarakat dalam mengatasi stunting.
Lanjut wagimin, para kader diatas memiliki peran strategis di masyarakat dengan melibatkan peran ibu-ibu dalam memberikan edukasi kepada keluarga. Baik terkait mengenai pola makan seimbang, pentingnya imunisasi bagi bayi dan balita, hingga melaksanakan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari- hari, terangnya.
"Kegiatan pelatihan pencegahan dan penanganan stunting ini salah satu program prioritas nasional yg perlu didukung semua pihak, Walaupun masih banyak jenis kegiatan yg lainnya. Dan perlu menjadi perhatian pemdes bahwa penganggaran kegiatan stunting ini tidak dibatasi, seperti halnya dengan BLT, ketahanan pangan, dan lainnya. Kesempatan yg baik bagi pemdes dan lembaga lainnya untuk membuat kegiatan sesuai perencanaan yg ada. Guna mewujudkan perpres Nomor 72 tahun 2021 tentang penanganan stunting, tutupnya.
Kegiatan yang sama, Kepala desa Lubuk selandak, Nurilis mengungkapkan pelaksanaan sosialisasi penanganan dan pencegahan stunting dapat mendorong para kader baik kader PKK, Posyandu, dan KPM menjadi agen perubahan di masyarakat.
Dikatakanya, sosialisasi ini lebih memperkuat peran kader dalam mendeteksi dini tanda-tanda stunting di desanya,serta memberikan informasi kepada masyarakat dengan memberikan arahan kepada keluarga untuk mendapatkan bantuan layanan kesehatan dengan baik sesuai keperluan.
Selanjutnya, tujuan lainnya meningkatkan kemampuan peran kader PKK dan KPM agar mereka dapat berkontribusi secara luas dalam memberikan pendampingan kepada keluarga. Ia berharap peran seluruh kader untuk lebih aktif lagi memberikan informasi terkait pemenuhan asupan gizi kepada bayi, balita dan ibu hamil secara baik dan benar, sesuai standar gizi,.
Lebih lanjut Nurilis mengatakan, Untuk kegiatan Stunting desa lubuk selandak ini, pemdes desa mengumpul warga yang ada di desa Lubuk selandak yang terdiri dari ibu hamil sebanyak 8 orang, ibu yang punya belita 32 Keluarga.
Dalam kegiatan yang sama jelas Nurilis, Pemdes desa Lubuk Selandak sekaligus membagikan kepada tamu undangan terdiri dari Ibu hamil dan Belita yang berupa makanan bergizi cocok untuk ibu hamil dan belita. Tutupnya. (Rudi