Pemdes Talang Sepakat Melaksanakan MDST, Fisik Tahap Satu Tahun 2025 Selsai Di Kerjakan
Mukomuko - Kegiatan serah Terima pembanguan fisik tahap Satu Tahun anggaran 2025 di desa Talang Sepakat, Kecamatan V koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu telah selesai di kerjakan. Hasil kegiatan diserahterimakan dalam Musyawarah Desa Serah Terima (MDST) di Aula kantor Desa setempat pada hari Selasa 27/05/2025.
Kepala Desa Talang Sepakat Andi furnando mengungkapkan, kegiatan fisik yang telah rampung dilaksanakan itu yakni pembangunan 2 titik sumur bor dan Infrastruktur yaitu pembuatan jalan baru untuk pemukiman warga yang dibangun menggunakan dana desa Tahap Satu tahun anggaran 2025.
“Hari ini kita melaksanakan musyawarah desa sekaligus melangsungkan serah terima pekerjaan pembangunan 2 titik sumur bor dan infrastruktur jalan pemukiman warga yang dibangun di desa Talang Sepakat ini,” ucap Kades.
Kades menyebut, pemerintah desa menyadari bahwa masih banyak sarana dan prasarana desa yang perlu dibangun namun hal itu dapat dilakukan secara bertahap.
“Mudah mudahan dengan telah selesainya pembangunan sumur bor dan jalan pemukiman ini dapat dirasakan manfaatnya bagi warga desa,” ungkap Andi.
Lanjut Kades, Pembangunan infrastruktur seperti jalan dan sumur bor adalah bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Jalan yang lebih baik mempermudah aksesibilitas, sementara keberadaan sumur bor memberikan solusi terhadap kebutuhan air bersih. Serah terima pembangunan ini juga menunjukkan adanya kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.
Ke depan, diharapkan desa-desa lain di Kabupaten Mukomuko Tengah dapat mengikuti jejak Desa kita ini dalam meningkatkan infrastruktur demi kesejahteraan warganya. Semoga langkah ini menjadi contoh bagi kemajuan desa-desa lainnya, tutup kades.
Musyswarah desa hari ini dihadiri oleh camat di wakili kasi ekobang, Kades, perangkat Desa, pendamping desa, pendamping lokal Desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Tokoh Masyarakat.(Rudi)
[23.36, 27/5/2025] Rudi Media MM: Gerak Cepat, Pemdes Sungai Lintang Gelar Musdesus Bentuk Koperasi Merah Putih.Mukomuko - Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Lintang, Kecamatan V koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu menggelar musyawarah desa khusus (Musdesus) pembentukan Koperasi Merah Putih, di Aula Kantor desa setempat, Selasa (27/5/2025) Siang.
Dalam Musdesus itu, peserta sepakat memilih peserta yang hadir sebagai Ketua Koperasi Merah Putih, Sekretaris, Bendahara dan anggota.
Kepala Desa Sungai Lintang, Aryanto menuturkan kegiatan Musdesus itu didasari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pembentukan Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih.
Pendirian Koperasi Merah putih tersebut, katanya, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa Sungai Lintang dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat swasembada pangan.
Program Koperasi Merah Putih itu, diharapkan dapat mendorong potensi lokal untuk menciptakan lapangan kerja di tingkat desa dan membangun ekonomi yang mandiri.
“Terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan tamu undangan kami, semoga acara ini diridhoi Allah SWT dan bermanfaat serta membawa berkah bagi kita semua bersama seluruh masyarakat desa Sungai Lintang ini ke depan,” ucap Aryanto dalam sambutannya di acara Musdesus pembentukan Koperasi Merah Putih tersebut.
Kades juga berpesan kepada jajaran pengurus dan anggota Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di Desa Sungai Lintang, supaya betul-betul menjalankan program koperasi dengan penuh integritas serta mengikuti aturan maupun regulasi yang ada untuk keabsahan legalitas koperasi.
“Pilih unit jenis usaha yang berpotensi di desa ini, karena pada dasarnya Koperasi Merah Putih bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat, dan membangun kemandirian ekonomi di desa, sesuai Asta Cita bapak kita Presiden Prabowo Subianto,” terang kades pesannya kepada seluruh peserta Musdesus tersebut.
Musdesus pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Sungai Lintang ini turut dihadiri Pemerintah Kecamatan, Kades dan anggotanya, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, PKK, Karang Taruna dan toko masyarakat.(Rudi)