Perbedaan puisi Minangkabau dengan puisi Nasional
Penulis : Diana
Mahasiswa Sastra Minangkabau
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas AndalasMinangkabau berasal dari kata Minang yang artinya menang dan kabau yang artinya kerbau, dimana nama ini diambil dari bangganya atas kemenangan pacu kerbau dengan orang luar.Orang awam juga akrab menyebutnya dengan orang Padang karena merujuk pada nama ibukota Sumatra Barat. Minangkabau juga identik dengan adat budaya dan kaya akan seni,tradisi,hingga Karya Sastra minangkabau seperti puisi, drama, dan prosa
Sastra Minangkabau adalah sastra yang hidup dan dipelihara dalam masyarakat Minangkabau, baik lisan maupun tulisan.
Puisi Minangkabau merupakan puisi yang berbeda dengan puisi pada umum nya, karna puisi minangkabau berupa Pantun yang bersahak Ab Ab, a a a a,
Dalam puisi minangkabau juga berupa kiasan sebuah pepatah yang memiliki makna tertentu
Berbeda lagi dengan puisi pada umum nya
Beberapa bentuk puisi minangkabau
Puisi
Puisi dalam sastra Minangkabau dapat digolongkan dalam beberapa jenis yaitu: mantra , pantun, talibun, pepatah-petitih, dan syair.Mantra
Mantra adalah puisi yang tertua dalam sastra Minangkabau dan dalam berbagai bahasa daerah lainnya. Mantra dalam kesusastraan Minagkabau, menjelaskan bahwa mantra masih digunakan oleh dukun / pawang. Dalam sastra mMinangkabau ini, mantra dapat digunakan pada waktu pembangunan rumah, mengobati orang sakit, dan juga pada saat menuai padi di sawah.
Contoh :
Mantra menuai Padi
Silansari – bagindo sari
Silansari banyak – sari bagadun
Angkau banamo – banyak namo
Si lansari – ka aku tuai
Urang kinari – pai barameh
Urang singakarak – pai mandulang
Si lansari aku – jaanlah cameh
Ka ku tuai – ku bao pulang
Hai silansari – bagindo sari
Molah kito – pulang ka rumah
Sarato jo rajo – rajo angkau
Pantun
Pada umumnya pantun sudah dikenal terdiri dari 4 baris, bersajak ab-ab, dua baris awal berupa sampiran, dan dua baris akhir berupa isi.
Contoh :
Baburu ka padang data
Dapeklah ruso balang kaki
Baguru kapalang aja
Bak bungo kambang tak jadiPai malengang tangan
Pulang mambaok buah tanganBajalan malengan tangan
Tapacik anak urang
Kok nyampang talenggahkan
Ndak tau jalan pulang
Duduak baoo basimpuah
Baselo pun jadi juo
Jalan buruak jan di tampuah
Kok indak jadi sio-sioBukan denai tak cinto
Kok nyampang indak satuju
Dek keadaan nan indak manarimo
Dek mungkin kito sasukuRamilah balai di hari Rabaa
Rami dek urang tuo mudo
Kok nyampang indak bakaba
Sasek di jalan kian antah kamano
Talibun
Talibun banyak persamaannya dengan pantun, talibun terdiri atas 6 barisdalam suatu kalimat atau ungkapan yang mengandung pengertian baris, bersajak abc-abc, tiap baris awal berupa sampiran, dan tiga baris akhir berupa isi.
Contoh:
Panakiak pisau sirauik
Ambiak galah batang lintabuang
Silodang ambiak ka niru
Nan satitiak jadikan lauik
Nan sakapa jadikan gunuang
Alam takambang jadikan guruPepatah – Petitih
Pepatah-petitih adalah suatu kalimat atau ungkapan yang mengandung pengertian yang dalam, luas, tepat, halus, dan hiasan. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan watak masyarakat Minangkabau yang lebih banyak menyampaikan sesuatu secara sindiran. Kemampuan memahami sindiran dianggap pula sebagai ciri kearifan.
Fungsi utama pepatah-petitih adalah nasihat.
Contoh :
Duduk marauk ranjau, tagak maninjau jarakSyair
Syair juga terdapat dalam sastra Minangkabau. Syair adalah puisi yang terdiri atas 4 baris, bersajak aaaa, dan keempat barisnya berupa isi.
Contoh :
Rebab pesisir Malinkundang
Curito kajadian diranah Minang
Iyo hikayat Malin Kundang
Awak layia Bapak bapulang
Mande lah tingga jo rang bujang
O sajak mudo (diek oi )bapaknyo mati
Iduik mande mancari kayu api
Anak dibao pagi- pagi
Ka dalam rimbo kayu dicari
Pergi pagi pulanglah petang
Kalau untung dapat beras segantang
Untuk pembeli cabe dan bawang
Begitu nasib ibu Malin KundangItu lah bentuk puisi minangkabau
Berbeda lagi dalam pusi pada umum nya yaitu pusi nasional maupun puisi internasional
Menunurut UNESCO telah mengakui keunikan puisi sebagai bentuk ekspresi dan identitas budaya. Tidak hanya mampu mengabadikan bahasa dan suatu momen, namun juga menyatukan keberagaman serta menuangkan semangat kreatif dari pikiran manusia.
Hari Puisi Sedunia atau world poetry adalah kesempatan untuk menghormati penyair, menghidupkan kembali tradisi lisan pembacaan puisi, mempromosikan membaca, menulis dan mengajar puisi, mendorong konvergensi antara puisi dan seni lainnya seperti teater, tari, musik dan lukisan, dan meningkatkan visibilitas puisiHari Puisi Sedunia dijadikan sebagai penghargaan untuk para penyair pula yang telah berjasa menciptakan dan mempromosikan karya puisi ke masyarakat di seluruh dunia. Melalui hal tersebut, kegiatan membaca, menulis, dan mengajar dapat hidup serta menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menurut pengarang Hans Bague (H.B.) Jassin, puisi adalah suatu karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran serta tanggapan terhadap suatu hal atau kejadian tertentu.Melansir National Today, tema Hari Puisi Sedunia 2023 yakni "Always be a poet, even in prose" artinya selalu jadi penyair, meski dalam bentuk prosa.
Puisi merupakan satu bentuk karya sastra yang berisi ungkapan hati,pikiran,dan perasaan penyair yang dituangkan dengan memanfaatkan segala daya bahasa,kreativitas dan imajinasi pengarang dengan rangkaian bahasa yang indah serta mengandung irama juga makna.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI),puisi adalah ragam sastra yang bahasa terikat
oleh irama,matra,rima,serta penyusunan larik dan bait.Jadi,dapat disimpulkan puisi adalah
ungkapan pikiran dan perasaan penyair yang dituangkan dengan menggunakan bahasa yang
indah serta mengandung makna mendalam.Puisi sendiri memiliki sejuta macam definisi yang berbeda-beda. Mulai dari "seni berisi untaian kata-kata", "ungkapan perasaan", hingga nafas zaman. Berdasarkan buku Senyum untuk Calon Penulis yang disusun oleh Eka Budianta (2005:32), puisi dipercaya sebagai tapak-tilas kehidupan batin dan perasaan manusia.
Melalui puisi kita mengenal kepribadian seorang manusia, jiwa sebuah kelompok, sukma bangsa, roh bahasa, bahkan darah kebudayaan. Puisi menghidupi peradaban dan kerohanian sebuah mahluk yang disebut manusia.
Jati diri ku
Penulis: DianaSecarik kertas
Yang ku tulis dengan tinta
Kadang ku hanya bisa diam
Tak satupun yang tauJati diri ku
Ku hanya bisa Mengobrak-obrik
kertas yang tiada bersalah
Kadang aku benci situasi
Tempat yang sunyi Tanpa suara
Hanya iringan musik yang ku dengarDimana jati diriku
Dikertas yang kosong
Menjadi penuh dengan tinta
Ku hanya bisamengutarakan,menghempaskan
Semua paras isi hati
Tentang jati dirikuPuisi tersebut menjekaskan tentang jadi diri ku, yang diamana rasa kecewa yang dia temukan pada diri yang tidak tau harus kah apa yang di lakukan nya,harus kah harus pada siapa dian bercerita,tempat ternyaman nya cerita adalah melalui tulis tangan nya yang mengutarakan prasaan nya
Biasanya di hari puisi banyak dari beberapa universitas mengadakan hari puisi atau pun ada juga mengadakan lomba seperti quates puisi singakat,dimana hari itu banyak yang menunggu momen dimana mereka menyampaikan isi hati mereka dan menunjukan bakat mereka dalam penulisan atau pun dalam pembaca puisi