Relevansi Teori Kultivasi di Era Digital
Teori Kultivasi merupakan salah satu bagian dari teori Komunikasi Massa, yang masih relevan dan menarik di Era digital saat ini.
Teori Kultivasi berfokus dampak jangka panjang paparan media, biasanya pada media televisi yang mana dapat memberikan dampak berupa persepsi dan keyakinan khalayak tentang dunia luar.
Untuk relevansi di era digital Teori Kultivasi masih sangat relevan di era saat ini, dikarenakan dengan berkembangnya platform media baru seperti media sosial dan layanan streaming yang mana dapat memberikan dampak sama layaknya televisi.
Hal ini dikarenakan prinsip utama dari teori kultivasi yakni dampak jangka panjang paparan media yang berulang sehingga dapat mempengaruhi persepsi realitas, dengan demikian berbagai jenis media tetap berlaku pada teori kultivasi.
Teori kultivasi memberikan wawasan berharga tentang pengaruh media massa terhadap persepsi khalayak. Meskipun memiliki keterbatasan, teori ini mengingatkan kita akan pentingnya literasi media, pemikiran kritis, dan konsumsi media yang bijak di era digital yang penuh dengan informasi.
PENULIS: Raudhatul Jannah
Jurusan: S1 Jurnalistik
Fakultas: Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu