Reses Fahrulsyah di Sumber Jaya, Puskesmas Baru dan Perbaikan Infrastruktur Jadi Prioritas
JurnalBengkulu.com, Bengkulu - Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi PAN, Fahrulsyah, menegaskan komitmennya mengawal pembangunan Puskesmas baru serta peningkatan infrastruktur di Kelurahan Sumber Jaya. Komitmen tersebut disampaikan saat menggelar reses masa sidang II tahun 2026 di Kelurahan Sumber Jaya, Senin (3/8/2026).
Politisi yang akrab disapa Bang Aul itu mengatakan telah berkomunikasi langsung dengan Wali Kota Bengkulu agar aspirasi masyarakat dapat segera direalisasikan. Menurutnya, keberadaan Puskesmas di Sumber Jaya sudah menjadi kebutuhan mendesak karena selama ini warga harus berobat ke puskesmas di kelurahan lain.
"Kami meminta pihak kelurahan segera menyiapkan lahan sehingga anggaran pembangunan fisik Puskesmas bisa dialokasikan pada tahun depan," ujar Fahrulsyah.
Selain layanan kesehatan, warga juga menyampaikan berbagai persoalan infrastruktur yang belum terselesaikan selama bertahun-tahun. Ketua RT 8 Kelurahan Sumber Jaya, Suhartono, mengungkapkan jalan di wilayahnya belum pernah diperbaiki sejak dirinya tinggal di kawasan tersebut pada 1987.
Menurutnya, status lahan yang berada di kawasan Pelindo diduga menjadi penyebab minimnya pembangunan. Ia berharap pemerintah tidak lagi sekadar memberikan janji.
"Setiap pemilu selalu diukur katanya mau diaspal atau dicor, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya," keluh Suhartono.
Ia juga menyebut warga masih mengandalkan sumur bor karena layanan air bersih PDAM belum tersedia, sementara jaringan listrik dibangun secara swadaya.
Keluhan serupa disampaikan Ketua RT 5, Sudikno, yang meminta perbaikan Jalan Pasundan. Warga juga mengusulkan pemasangan lampu lalu lintas di Simpang Kadis karena dinilai rawan kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Fahrulsyah memastikan seluruh usulan akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di DPRD Kota Bengkulu. Namun, ia mengingatkan bahwa realisasi pembangunan harus dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
"Semua aspirasi masyarakat akan kami petakan dan kami kawal agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah," tegas Fahrulsyah.