Sebanyak 14 Perwakilan Pemdes Kecamatan Kabawetan Ikuti Pelatihan KTD
Kepahiang, Jurnalbengkulu.Com - Satu hari sebelumnya perangkat Desa se Kecamatan Kabawetan mulai dari Kades, Sekdes dan Kaur keuangan mengikuti bimtek terkait penyusunan, pelaporan dan penggunaan Dana Desa yang diisi nara sumber dari Inspektorat, bagian hukum serta Camat Kabawetan dan hari ini dilanjutkan kegiatan pelatihan Kader Tehnis Desa (KDT) diselenggarakan di aula guest house Sido Rejo kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang, pada Selasa (28/11/2023).
Kegiatan KDT dibuka secara resmi oleh Camat Kabawetan dihadiri Kapolsek Kabawetan, utusan dari Kejari Kepahiang dan diikuti segenap peserta (Kades, sekdes, kaur keuangan maupun Kaur Perencanaan).
Pelatihan kader tehnis desa dilaksanakan untuk mendengarkan penjelasan dari pihak berkompeten dalam hal ini dari Kepolisian, Kejari, Camat terkait perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan di desa dalam penggunaan Dana Desa tahun berjalan, Diharapkan seluruh peserta terkhusus Kaur Perencanaan dapat mengimplementasikan suatu kegiatan sebelum diterapkan berdasarkan perencanaan dan betul betul menguasai item pekerjaan yang telah dimasukkan ke dalam RAB.
Kajari Kepahiang melalui Jaksa Fungsional (JF) Rizka Ari Kholifatur Rohman, SH saat menjadi nara sumber memaparkan terkait " Dasar Hukum dan Keabsahan Penyusunan Desain Gambar dan RAB ".
Jaksa Fungsional, Rizka Ari Kholifatur Rohman, SH menyampaikan " Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan kepada KTD dalam hal ini Kaur Perencanaan betul - betul paham landasan hukum (dasar hukum) juga keabsahan terkait penyusunan baik itu desain, gambar sebelum dimasukkan didalam RAB, misalnya ada kegiatan fisik harus sesuai usulan saat Musdes dan diharapkan kepada KTD juga perangkat Desa terlibat saling koordinasi dan perencanaan dimaksud acuan berdasarkan peraturan," demikian Ari.
Disela kegiatan, Ketua Panpel Muson menuturkan " Pelatihan KTD diisi/disampaikan oleh pihak Kejari Kepahiang, Camat Kabawetan dan sesi kedua nanti akan dijelaskan dari pihak Dinas PMD Kabupaten Kepahiang serta Tenaga Ahli," ujarnya.
Sasaran dari diselenggarakannya pelatihan ini lanjut Muson " Agar Kaur Perencanaan mengerti dan memahami cara menyusun, membuat desain, gambar sebuah kegiatan fisik termasuk juga menghitung jumlah material, harga sesuai dengan standar pasar dan kegiatan fisik dapat dikerjakan sesuai dengan peraturan," pungkasnya.(Carles)