Tahun 2020 Mendatang ,E-Retribusi Segera Diterapkan ke Pedagang Kota Bengkulu
BENGKULU,Jurnalbengkulu.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu menyatakan akan menerapkan program penarikan retribusi pasar berbasis elektronik (e-retribusi) di tahun 2020 mendatang.
Penerapan e-retribusi tersebut bertujuan untuk mempermudah pedagang membayar retribusi. Selain itu, penerapan tersebut juga dapat mengantisipasi dan mencegah kebocoran PAD, hal ini disampaikan Kepala Disperindag Kota Bengkulu Hj Dewi Dharma Msi.
”Dengan program tersebut tentu tidak akan ada kebocoran PAD, kita saat ini sedang menggarap aplikasinya dan mudah-mudahan awal 2020 nanti sudah dapat berjalan” sampai Dewi Dharma di Kota Bengkulu, Jum'at (28/6/2019).
Ia menambahkan, selama ini pihaknya tidak mengetahui kebocoran PAD ada dimana. Apalagi dengan target PAD dari retribusi-retribusi pasar sebesar Rp 1,7 miliyar hanya tercapai di kisaran 80 sampai 90 persen saja. Untuk itu, dengan penarikan retribusi berbasis elektronik diyakini dapat mencegah kebocoran PAD yang selama ini terjadi.
“Nanti pasar pertama kali sebagai uji cobanya yakni di Pasar Panorama, kita berusaha untuk target PAD dapat tercapai dan bisa mengurangi adanya oknum nakal yang bermain saat penarikan retribusi pasar tersebut,” sambungnya.
Dijelaskan Dewi, penarikan retribusi kepada pedagang nantinya akan menggunakan kartu khusus seperti kartu ATM.
"Nantinya setiap pedagang akan didatangi petugas dengan membawa mesin khusus. Saat pembayaran pun pedagang tinggal gesek saja selama tabungan atau saldo masih mencukupi," tutupnya.
Program ini baru akan berjalan pada tahun 2020 mendatang, namun untuk sekarang pihak Disperindag Kota Bengkulu tengah gencar melakukan sosialiasi agar pedagang paham saat program tersebut mulai dijalankan.(masbro from lcy)