Tidak Ada Rumah Gadang Bagonjong, Pariaman Dibilang Bukan Minang??
Penulis : Edo Tri Maulana,Mahasiswa Sastra Minangkabau,Universitas Andalas
Pada kesempatan kali ini penulis ingin membahas Kenapa tidak ada rumah gadang bagonjong atau banjuang ini di Pariaman??
Rumah Gadang adalah nama untuk rumah adat di Minangkabau yang merupakan rumah tradisional dan banyak kita jumpai di Sumatera Barat di Indonesia.Rumah ini juga disebut dengan nama lain oleh masyarakat daratan setempat dengan nama rumah Bagonjong atau ada juga yang menyebutnya dengan rumah banjuang.Rumah dengan model ini memang banyak menjumpai di Sumatera Barat, namun tidak semua kawasan di Minangkabau atau darek yang boleh mendirikan rumah tersebut.Rumah adat ini hanya ada pada kawasan yang sudah memiliki status sebagai Nagari saja.Rumah gadang ini boleh didirikan begitu juga pada kawasan yang disebut dengan Rantau.Rumah adat ini juga dahulunya tidak ada yang didirikan oleh para perantau Minangkabau.
Sekarang kita bahas Kenapa tidak ada rumah gadang ini di Pariaman??
Sebenarnya bukan di Pariaman di sepanjang pesisir Sumatera Barat sulit kita temui rumah gadang Bagonjong. Ini yang menjadikan Ini alasan dari orang-orang darek mungkin ya dari Minang ini menganggap Pariaman bukan Minang.Bahkan ada yang mempersempit pemikiran lagi kalau Minangkabau hanya luhak nan tigo saja.Ini pemikiran yang dibawa oleh kolonial agar kita menjadi terkotak-kotak dan timbulnya perpecahan serta egosentris daerah sendiri antara satu dengan yang lainnya.Sebenarnya bukan karena ada rumah gadang atau gonjong berarti menjadikan daerah tersebut bukanlah Minang.Jadi Minangkabau Itu adalah sebuah kerajaan Serikat yang mirip dengan United Kingdom atau United States of America atau seperti yang kita lihat di Malaysia.Beberapa kerajaan menjadi satu yaitu satu Malaysia kerajaan yang bersatu yang bernama kerajaan Alam Minangkabau. Yang mana Banyak pasal atau bawahan dari kerajaan-kerajaan kecil yang bersatu dalam alam Minangkabau boleh kita sebut dengan Universitas of Minangkabau.Pusat pemerintahnya itu berada di pagaruyuang.
DiMinang kabau itu ada 15 jenis Rumah Gadang yang berbeda,di Pariaman sendiri ada rumah gadang dan memang terlihat berbeda dapat dilihat dari corak rumah gadang. Pariaman yang memiliki perbedaan dengan rumah gadang darek Rumah Gadang di daerah darek yang memiliki atap bergonjong. Sedangkan Rumah Gadang di Pariaman atapnya datar saja bahkan ada yang seperti bungkus nasi.Nah melansir dari buku Pariaman Rantau Minangkabau yang unik karangan bagindo arsalbam.Pengaruh Aceh disinyalir menjadi alasan kuat berbedanya rumah gadang dan di Pariaman. ketika Aceh menguasai Pariaman pada tahun 1607 lewat sejumlah regulasi pembangunan rumah Gadang di Pariaman punya aturannya sendiri di zaman itu yaitu di bawah kepemimpinan Iskandar Muda. Jadi pembangunan rumah Gadang di Pariaman diatur agar bisa mempresentasikan kebudayaan Aceh. Dengan begitu rumah gadang Pariaman terlihat seperti gabungan rumah gadang Minangkabau dan rumah adat Aceh.Pada buku ini juga dijelaskan bentuk dari akulturasi ini dapat dilihat pada bentuk atapnya yang serupa dengan rumah adat Aceh.
Sejak dipengaruhi Aceh berkembang pula model baru Rumah Gadang di Minangkabau,rumah gadang surambi Aceh ditarik dan di pesisir termasuk Pariaman berkembang rumah gadang tungkuih nasi.Seperti rumah gadang pada umumnya bagian dalam rumah gadang terdiri dari bagian-bagian yang memiliki fungsinya tersendiri. Dalam tulisnya yang berjudul arsitektur tradisional rumah kacang padati di Padang.Studi bentuk fungsi dan elemen menyatakan rumah kacang padati atau rumah tungku nasi memiliki beberapa bagian setiap ruang memiliki fungsinya tersendiri.Dengan begitu setiap hal punya tempatnya sendiri kembali merujuk pada tulisan bagindo arsalbam ruang dan fungsi ini menjadi simbol dalam berkomunikasi yang sering diucapkan oleh masyarakat Pariaman.
Seperti itulah itulah kira-kira penjelasan tentang Rumah Gadang di Pariaman Kenapa dia tidak bergonjong atau tidak bonjong seperti yang ada di darek seperti luhak nan tigo. Bukan karena tidak ada Rumah Gadang Bagonjong dipariaman,pariaman dikatakan bukan Minang.Secara geografis pariaman termasuk dalam wilayah sumatera barat dan pariaman juga kental dengan adat istiadat yang kita ketahui pada saat ini.Pemikirfan ini harus kita hilangkan karena ini sangat membuat kita orang minang akan menjadi pecah belah antar sesame orang minang.Itu hanyalah sebuah opini yang tidak benar dan harus dilupakan oleh orang minang.
Penulis berharap semoga kita kompak selalu dan jangan terpecah-pecah dan saling mengkotak-kotakan satu dengan yang lain.Pariaman tidak punya rumah gadang menjadi bukan orang Minangkabau. Pesisir Selatan bukan Minangkabau ini pemikiran yang dibawa oleh kolonial agar kita menjadi terkotak-kotak.Semuanya adalah Minangkabau Minangkabau itu lebih luas dari pada apa yang kita pikirkan.Sedangkan Minangkabau itu memang merujuk pada tiga hal yaitu Nagari Minangkabau, adat Minangkabau, kerajaan Alam Minangkabau.Jadi Minangkabau itu seperti kita Indonesia ini terdiri dari beberapa provinsi.Minangkabau itu dulunya adalah United States of Minangkabau atau Minangkabau Serikat.Jadi semuanya yang kita lihat di Sumatera Barat itu adalah sebagian kecil dari Minangkabau saja.