Tuntaskan Ketahanan Pangan Desa Pondok Lunang 2024, Masyarakat Terbagi 7 Kelompok
Mukomuko - Pemerintah desa( PEMDES) Pondok lunang, kecamatan Air dikit, kabupaten Mukomuko, Bengkulu menyerahkan bantuan ternak sapi kepada masyarakat, dimana anggarannya berasal dari Dana Desa (DD) Jum,at 30/08/2024
Dimana, sebanyak 12 Indukan Sapi diberikan kepada masyarakat Desa Pondok lunang terbagi menjadi 7 kelompok “Indukan sapi ini nantinya akan diternakkan, dan ketika sudah berkembang biak, akan diberikan kepada masyarakat lain yang belum dapat secara bergulir".
Kades Pondok lunang Burhan dahri mengatakan, anggaran pengadaan indukan sapi untuk diberikan kepada warga tersebut, merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui pemerintah desa dengan anggaran Dana Desa.
“Pada tahun 2024 ini, pemdes Pondok lunang melalui musyawarah desa dana desa bagian untuk ketahanan pangan tersebut untuk membeli indukan sapi sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan di desa, ketika ke depan pemerintah pusat tidak lagi menganggarkan untuk anggaran ketahanan pangan ini, masyarakat tidak perlu lagi kuatir, sebab sudah ada program yang bisa dikembangkan lewat ternakkan induk sapi ini,” tambahnya Burhan.
"Program Ternak kan indukan sapi tersebut bisa berkepanjangan untuk terus dikembangkan oleh pemerintah desa melalui kelompok, Sehingga selama 5 tahun ke depan akan bisa menghasilkan puluhan anak sapi yang bisa diberikan ke masyarakat lain,” tuturnya.
Kades, Burhan dahri juga mengatakan, 12 induk sapi tersebut, sebagai langkah awal akan dikelola oleh masyarakat dengan membentuk kelompok tani, dimana hal itu akan diawasi oleh pemerintah desa. “Harapan saya kepada masyarakat yang mengelola sapi tersebut, agar bisa memelihara dan mengembang biakkan induk sapi tersebut, sehingga bisa memberikan dampak positif secara ekonomi bagi masyarakat,” paparnya.
"Pemdes Pondok lunang melalui kepala desa Burhan dahri juga berharap kepada kelompok pengelola bisa mengembangkan ternak sapi ini dengan baik dan benar. Karana semua bibit indukan sapi yang sudah diserahkan ke kelompok ini semuanya dalam keadaan sehat dan tidak sakit.
Kades Burhan dahri menambahkan, Sesuai dengan rencana dan kesiapan pihaknya. Setelah semua indukan sapi sudah ada dan tersedia. Maka indukan sapi ini langsung diserahkan kepada kelompok pengelola yang sudah dibentuk. Warga yang menjadi pengelola ternak sapi program ketahanan pangan ini sangat antusias menerima bibit dari indukan sapi dari desa ini. "Karena itu kita juga harap dalam mengelola sapi ini kelompok juga bisa koordinasi dengan Pemdes. Terutama masalah perkembangan sapi. Kalau ada kendala dalam pengelolaan bisa koordinasi dengan pemdes jika suatu ada ternak yang sakit atau yang mati itu harus dilaporkan ke desa dan dibuat berita acaranya," Jelas Kades.
"Sesuai dengan potensi wilayah Desa Pondok lunang pengembangan ternak sapi ini bisa dikatakan cocok. Selain itu warga yang mau atau berminat untuk mengelola ternak sapi juga banyak. Oleh karena itu, pihaknya dari desa sangat optimis bahwa program ketahanan pangan bidang ternak sapi ini bisa berkembang dan berkelanjutan hingga tahun berikutnya, Imbuhnya.
"Untuk memastikan kelompok di harapkan bisa mengelola sapi dengan baik dan benar. Kelompok pengelola juga diberi pelatihan khusus tentang pengelolaan ternak dengan baik dan benar. "Program pengembangan sapi di desa Pondok lunang ini cukup berpotensi. Kita harap kelompok pengelola program ketahanan pangan ini agar dapat tidak melepas liarkan ternak yang dikelolanya, tutup Burhan dahri.(Rudi)